
Reza Rahadian diapit Gita Fara dan Arya, produser film Pangku. (Shafa Nadia/Jawa Pos)
JawaPos.com-Film Pangku karya debut penyutradaraan Reza Rahadian melenggang di Busan International Film Festival (BIFF) 2025. Tayang dengan judul internasional On Your Lap, film tersebut akan berkompetisi di program Vision yang bakal dilaksanakan pada 17-26 September di Korea Selatan. Bersaing dengan sejumlah film terbaik dari seluruh dunia.
Reza mengungkapkan bahwa sampai sekarang masih tidak percaya film Pangku bisa melakukan world premiere di BIFF. Sebab, sejak awal melahirkan ide hingga memproduksi film Pangku dia hanya ingin melahirkan karya yang tulus.
"Ini semua lebih dari ekspektasi saya. Saya aja masih yang oh kita ke sana nih? maksudnya, world premiere di sana nih?. Jadi, buat saya itu sudah hadiah yang luar biasa istimewa," kata Reza di Kemang XXI, Jakarta Selatan.
Sineas berdarah Maluku itu mengaku tidak menaruh harapan besar film Pangku bakal membawa pulang penghargaan. Baginya, apresiasi tersebut merupakan bonus dari hasil kerja keras bersama jajaran tim produksi.
"Karena masuk di competition mereka aja saya udah bersyukur sekali," ujar Reza.
Lewat penayangan itu, dia hanya ingin seluruh penonton dari berbagai belahan dunia bisa memahami alur cerita secara utuh. Dan bisa melihat Indonesia dari sisi lain dengan cara yang berbeda. Walau film Pangku sangat sarat akan unsur atau sajian yang melokal.
"Mudah-mudahan cerita ini mengingatkan mereka kembali kepada sesuatu yang lokal dan erat dengan kita juga. Karena ini ril terjadi mungkin di wilayah lain yang jarang terekspos atau dibicarakan," ucap Reza.
Reza juga tidak berambisi untuk menjadikan capaian ini sebagai standar melahirkan karya-karya baru ke depannya sebagai seorang sutradara. Namun, penayangan film Pangku di BIFF 2025 menjadi salah satu bukti atau portofolio akan kepiawaiannya bekerja di belakang layar.
"Standar saya tetap menyampaikan sebuah cerita dengan jujur dan sebaik-baiknya. Festival langkah kami bahwa sebagai sutradara saya perlu divalidasi, ditantang di ranah internasional," tutur Reza.
Selain di BIFF, film Pangku juga akan mampir ke sejumlah festival film bergengsi dunia lainnya. Namun, belum bisa diumumkan karena masih dalam tahap penjajakan.
Film Pangku terinspirasi dari fenomena kopi pangku yang terjadi di beberapa daerah, terutama di jalur Pantura (Pantai Utara). Pangku mengisahkan potret seorang perempuan muda bernama Sartika (Claresta Taufan) yang tengah berbadan dua. Dia merantau demi bisa memberikan masa depan yang baik untuk anaknya.
Di kota tersebut, Sartika bertemu dengan pemilik kedai kopi di Pantura, yakni Maya (Christine Hakim). Setelan Saruk melahirkan, Maya merayunya untuk bekerja menjadi pelayan, menyuguhkan kopi sambil dipangku.
Sampai akhirnya, dia bertemu dan jatuh cinta dengan sopir truk bernama Hadi (Fedi Nuril). Film Pangku dijadwalkan tayang di bioskop Tanah Air pada 6 November.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
