Poster film Jumbo. (Instagram @jumbofilm_id)
JawaPos.com – Film animasi Indonesia Jumbo mencetak sejarah sebagai animasi Asia Tenggara terlaris sepanjang masa. Diproduksi oleh Visinema Studios, film ini meraup lebih dari USD 8 juta atau Rp 131 miliar di box office Indonesia.
Rekor tersebut melampaui pencapaian film asal Malaysia, Mechamato Movie, yang meraih USD 7,68 juta atau Rp 126 miliar pada tahun 2022.
Dilansir dari laman Deadline pada Rabu (3/9), Sejak dirilis pada 31 Maret, Jumbo telah mengumpulkan lebih dari 3,2 juta penonton. Hampir 1 juta penonton tercatat hanya dalam akhir pekan 12 hingga 13 April. Angka itu menegaskan antusiasme publik terhadap karya animasi lokal.
Baca Juga: Komentar Sutradara Film Jumbo Ketika Animasi Merah Putih One For All Mendapat Kritik Pedas
Kesuksesan Jumbo juga melampaui film Hollywood Moana 2 di pasar Indonesia. Moana 2 sebelumnya mencatat total 3,1 juta penonton sejak dirilis pada November 2024. Sementara Frozen 2 masih bertahan sebagai film animasi terlaris sepanjang masa di Indonesia.
Film ini mengisahkan Don, seorang yatim piatu bertubuh besar yang dijuluki “Jumbo.” Ia memiliki buku cerita peninggalan orang tuanya yang penuh kisah magis. Perjalanan Don berubah ketika ia bertemu Meri, seorang peri yang ingin kembali kepada keluarganya.
Jumbo tengah mempersiapkan peluncuran global dengan target distribusi ke Tiongkok, Amerika Utara, Eropa Barat, dan Australia. Hak distribusi untuk beberapa wilayah utama masih tersedia. Hal ini menunjukkan potensi besar animasi Indonesia di pasar internasional.
Baca Juga: Seohyun Tampilkan Akting Mendalam di Film Pendek ‘To the End’ dari Proyek Omnibus ‘Believe’
Film ini disutradarai Ryan Adriandhy dengan skenario bersama Widya Arifianti. Pengisi suara antara lain Ariel, Prince Poetiray, Muhammad Adhiyat, Graciella Abigail, Yusuf Ozkan, dan Quinn Salman. Pengembangan film dimulai sejak 2020 dengan dedikasi lebih dari 420 seniman dan animator lokal.
CEO Visinema, Angga Dwimas Sasongko, menyebut Jumbo sebagai karya cinta untuk anak-anak Indonesia.
Menurutnya, film ini bukan hanya milik Visinema, melainkan pencapaian kolektif bangsa. Kesuksesan ini membuktikan bahwa animasi Asia Tenggara mampu berkembang dan bersaing di kancah global.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
