Poster film Nobody (2021)
JawaPos.com - Tidak semua orang dapat benar-benar lepas dari kebiasaan lama mereka, terutama apabila kebiasaan itu adalah sesuatu yang membuat mereka senang, atau itu adalah jati diri mereka.
Seseorang dengan sebuah rutinitas yang sudah dilakukan sejak lama tidak akan dengan mudah beradaptasi ke rutinitas baru.
Mereka bisa menyesuaikan diri, namun tentunya membutuhkan waktu dan proses adaptasi personal mereka sendiri.
Sama seperti Tuan Hutch Mansell (Bob Odenkirk) di film Nobody (2021). Setiap pagi ia bangun pagi untuk berlari pagi, berolahraga, memasak sarapan, lalu bersiap pergi kerja di pabrik sebagai auditor.
Hutch hanya seorang ayah dengan dua anak, dan istri yang bisa dibilang lebih sukses daripada dia. Anak sulungnya sudah lama tidak menghormati Hutch sejak ia beranjak remaja. Namun, bagi anak bungsunya Hutch masih seorang ayah.
Pada awal film, kita dapat melihat bagaimana Hutch mulai merasa suntuk dengan rutinitasnya. Serta ia juga mulai bosan dan kesal dengan sikap keluarganya yang tidak lagi menghormatinya.
Hingga suatu malam, dua perampok berhasil membobol masuk rumah mereka. Kedua perampok ketakutan dan kebingungan karena mereka tidak pernah melakukan perampokan sebelumnya.
Hutch menyadari bahwa kedua perampok masih sangat amatir, ia bahkan merasa kasihan dan tidak dapat melawan mereka.
Namun, ia tidak dapat menjelaskannya kepada polisi, karena pengetahuannya itu bukanlah sesuatu yang orang biasa ketahui. Karena ia pensiunan pembunuh bayaran pemerintahan dengan kode nama "Nobody" (bukan siapa-siapa).
Hutch mengetahui bahwa para perampok tidak dapat benar-benar melawan atau melukai keluarganya, karena senjata yang mereka bawa kosong, tidak terisi peluru. Mereka juga sangat terburu-buru dan berantakan.
Keesokannya, anak bungsunya menyadari bahwa gelang berbandul kucingnya menghilang, ia curiga para perampok dengan asal mengambil barang-barang dirumahnya.
Ingin menjadi pahlawan bagi anak bungsunya, Hutch mulai melacak para perampok. Pertama-tama, dengan bantuan tato di pergelangan tangan salah satu perampok.
Hutch dengan cepat menemukan mereka, namun para perampok tidak memiliki gelang milik anaknya. Ia pun pulang dengan kecewa.
Pada perjalanan pulangnya dengan bus malam, bus yang dinaiki Hutch diganggu oleh sekelompok preman mabuk. Para preman mulai mengganggu seorang perempuan muda di bus, dan Hutch mulai mencoba membela perempuan itu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
