
Adegan dalam film Joker: Folie a Deux. (Warner Bros)
JawaPos.com - Kesuksesan besar sebuah judul film, baik dalam segi pendapatan maupun penghargaan, biasanya akan diikuti oleh judul berikutnya, entah itu sebuah sekuel atau prekuel. Seperti yang sudah terjadi di banyak film, harus diakui bahwa tidak semua sekuel maupun prekuel ini memiliki kualitas yang sama baiknya dengan karya pendahulunya.
Inilah yang, sayangnya, terjadi pada Joker: Folie a Deux, sekuel dari Joker (2019) yang mendapat apresiasi begitu luar biasa dari para pecinta film dunia.
Sebelum membahas lebih dalam mengapa Joker: Folie a Deux adalah sebuah karya yang tidak sesuai ekspektasi, ada baiknya kita menengok sejenak apa yang terjadi lima tahun silam di film pertamanya.
Arthur Fleck (Joaquin Phoenix), adalah seorang pria paruh baya dengan hidup yang menyedihkan. Ia kerap mendapatkan perundungan di manapun ia berada. Sebuah penyakit bernama pathological laughter yang diidapnya juga membuatnya kerap menjadi bahan cemooh khalayak umum lantaran Fleck bisa tiba-tiba tertawa terbahak-bahak di luar kendalinya.
Tekanan sosial yang begitu keras serta masa lalu yang kelam akhirnya membuat Fleck membangunkan sosok monster di dalam dirinya: sebuah simbol teror, anarki dan vandalisme berwujud badut maniak bernama Joker.
Kepiawaian Joaquin Phoenix, yang menjadi kekuatan utama dalam Joker, membuat film ini meraih kesuksesan besar. Film dengan budget 70 juta USD ini meraup keuntungan yang fantastis di angka 1,079 miliar USD. Sang aktor bahkan diganjar Piala Oscar untuk kategori Best Actor dalam perhelatan 92nd Academy Awards.
Meledaknya Joker pun membuat sang sutradara, Todd Phillips membuat film keduanya untuk melanjutkan legasi Arthur Fleck. Menggandeng aktris dan penyanyi Lady Gaga yang berperan sebagai Harleen Quinzel, Joker: Folie a Deux pun akhirnya rilis di bioskop pada 2 Oktober 2024, hari ini.
Namun, dari sudut pandang pribadi, dengan amat sangat disayangkan harus dikatakan bahwa Joker: Folie a Deux adalah sebuah film yang justru menodai wibawa dan keagungan Joker sebagai salah satu sosok antagonis tersohor di dunia pop culture.
Joker: Folie a Deux mengambil latar kejadian pasca kegilaan Joker di film pertamanya, tepatnya saat ia menembak mati seorang pembawa acara bernama Murray Franklin (Robert De Niro) saat diundang sebagai bintang tamu.
Tindakannya itu membuat Joker harus mendekam di dalam rumah sakit jiwa merangkap penjara Arkham State Hospital, sebuah tempat di mana orang-orang dengan gangguan mental dan berbahaya dijebloskan. Di tempat ini lah Joker kemudian bertemu dengan Harleen Quinzel, seorang perempuan muda problematik yang harus mendekam di sana karena telah membakar apartemen orang tuanya.
Dalam komik, Harleen Quinzel umumnya lebih populer dengan sebutan Harley Quinn. Ia adalah tangan kanan Joker dalam menjalankan aksinya meneror Gotham City.
Tidak butuh waktu lama bagi Joker dan Lee, sapaan Harleen, untuk saling jatuh hati satu sama lain. Lee begitu mengagumi sosok Joker, sementara Joker merasa telah menemukan tambatan hatinya di tengah penolakan yang selalu ia terima dalam hidup.
Hubungan antara Joker dan Lee pun terus berlanjut dan bereskalasi, seiring dengan persidangan yang harus dijalani oleh sang badut untuk lolos dari hukuman mati.
Seperti film pertamanya, sutradara Todd Phillips masih menggunakan formula yang sama, yakni plot amat sederhana yang diperkuat dengan kualitas akting para lakon di dalamnya. Joaquin Phoenix, lagi-lagi, bisa menunjukkan kualitas seni perannya yang jempolan dalam film ini.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
