
Komposer Aksan Sjuman. (ANTARA/HO)
JawaPos.com - Komposer Aksan Sjuman meluncurkan program musik untuk Indonesia bertajuk Antologi Musik Indonesia. 'Kitab' ini merupakan sebuah adaptasi buku musik dengan judul serupa, yang berisi sejarah dan arsip musik serta beberapa lagu ternama Indonesia di era terdahulu, dikutip dari ANTARA.
Baca Juga: Tak Dapat Cukup Pasokan, Ukraina Tuding Barat Hindari Provokasi Rusia
"Saya telah menunggu momen ini. Karya ini merupakan wujud nyata usaha kami, para seniman yang tergabung dalam wadah Dewan Kesenian Jakarta, untuk melestarikan kesenian Indonesia, khususnya di bidang musik," kata Aksan dalam keterangannya pada Senin (17/4).
Sebagai bagian dari guest experience di resor The Apurva Kempinski Bali, tamu yang berkunjung dapat mengeksplorasi serta menyaksikan pertunjukan musik yang istimewa di lobi resor, di mana musisi Truedy yang telah secara rutin tampil di resor ini – akan membawakan beberapa pilihan lagu dari kitab musik tersebut. Penampilan apiknya dapat dinikmati di Pendopo Lobby resor The Apurva Kempinski Bali di setiap hari Sabtu, pukul 16:00 – 18:00.
Baca Juga: Neraca Dagang Maret 2023 Surplus USD 2,91 Miliar, Sektor Migas Tekor USD 1,67 Miliar
"Ini adalah program yang sangat istimewa dan kami sangat bersyukur dapat berkolaborasi dengan seniman hebat Aksan Sjuman. Musik menggambarkan keanekaragaman budaya negara ini dan melalui kampanye Powerful Indonesia 2023, kami dapat merayakan dan memperingati peran penting dari musik Indonesia," kata Vincent Guironnet, General Manager The Apurva Kempinski Bali.
Baca Juga: Polda Lampung Terima Laporan Terhadap Bima Yudho Saputro
Di bawah payung Dewan Kesenian Jakarta, Antologi Musik Indonesia mempersatukan para musisi berpengaruh yaitu Aksan Sjuman, Anto Hoed, Anusirwan, Otto Sidharta, Aisyah Sudiarso Pletscher, Anursiwan, dan Budi Utomo Prabowo untuk mengklasifikasikan perkembangan musik di Indonesia dan merangkumnya menjadi sebuah karya agung kumpulan musik Indonesia bersejarah.
Baca Juga: Neraca Dagang Maret 2023 Surplus USD 2,91 Miliar, Sektor Migas Tekor USD 1,67 Miliar
Para profil ternama ini menyusun dua seri buku – seri pertama berjudul Antologi Musik Klasik Indonesia: Vokal dan Piano Seriosa, yang disusun pada tahun 2013 dan seri ke-2 berjudul Antologi Musik Indonesia: Musik Jazz dan Musik Populer, yang dikurasi pada tahun 2017. Kedua kitab musik ini memberikan narasi dan perspektif yang cukup lengkap tentang musik Indonesia dan diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi dalam perkembangan musik di Indonesia.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
