
Jumpa pers #ManggungDi di Hard Rock Cafe Jakarta Rabu (27/7). Abdul Rahman/JawaPos.com
JawaPos.com–Konser musik #ManggungDi bakal digelar di Edutown Arena, BSD City, selama 2 hari berturut-turut. Yaitu pada 3 dan 4 September. Konser itu akan dimeriahkan 16 musisi dan grup musik baik dari musisi lokal hingga penyanyi internasional.
Sejumlah musisi dan grup musik sudah diumumkan akan turut memeriahkan konser tersebut. Mereka adalah Jason Ranti, Fiersa Besari, Rendy Pandugo, Eros Tjokro, Ndarboy Genk, Tipe-X, Rizky Febian, dan Base Jam. Selain itu, penyelenggara juga mengumumkan konser itu juga akan dimeriahkan penyanyi internasional asal Amerika, Anna Hamilton.
Rhafi Adam, Festival Director ManggungDi mengungkapkan, pemilihan Anna Hamilton untuk memeriahkan hajatan besar itu berdasar pertimbangan dia meliliki banyak barisan penggemar di tanah air.
”Kenapa Anna Hamilton? Karena di sini banyak yang suka, banyak penggemarnya,” kata Rhafi Adam dalam jumpa pers di Hard Rock Cafe Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (27/7).
Selain Anna Hamilton, dia mengatakan, ada penyanyi internasional lain diincar untuk dihadirkan ke Indonesia supaya dapat memeriahkan konser di BSD City. Rhafi menyebut sampai saat ini masih dalam proses negosiasi dengan manajemen yang menaunginya.
Dia juga mengatakan, memilih BSD City sebagai lokasi konser dengan alasan Jakarta sudah banyak konser. BSD City pun diputuskan sebagai lokasi konser terbaik dan strategis selain Jakarta.
”Kita milih di Edutown BSD karena di Jakarta sudah banyak, makanya kita bikin di sana. Secara akses tempat juga cukup mudah,” jelas Rhafi.
Rendy Pandugo mengatakan, dalam konser mengusung tajuk Life, Live dan Lit, dia akan berusaha memberikan penampilan terbaik. Dia pun sangat berhati-hati dalam proses pemilihan lagu yang akan dibawakan dalam konser nanti.
”Saat ini masih digodok lagu apa saja yang akan dibawain. Karena ManggungDi ini event bagus dan besar,” tutur Rendy Pandugo.
Sementara itu, Sigit Wardana, vokalis grup musik Base Jam, mengaku mulai menjalani latihan supaya dapat memberikan penampilan terbaik. Personel Base Jam harus beradaptasi kembali dengan alat musik setelah 2 tahun belakangan tidak banyak kegiatan manggung akibat pandemi.
”Pengalaman Base Jam, kita bermusik sampai kapan pun, nggak melihat umur. Kita bermusik, berkarya terus,” ucap Sigit.
Dalam konser tersebut, ada dua panggung. Satu panggung untuk artworkers dan creativepreneur. Panggung itu akan menjadi tempat berbagi kisah menarik tentang kesuksesan dengan tujuan menginspirasi para pengunjung. Satu panggung lainnya adalah stage di mana deretan musisi penampil akan beraksi.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
