
SILENT, PLEASE: Begitu film dimnulai, tahan diri untuk bicara terlalu keras. Senyapkan nada dering dan jangan terlalu sering membuka layar ponsel. Sebab, cahayanya bisa mengganggu penonton di sekitar. (Puguh Sujiatmiko/Jawa Pos)
JawaPos.com - Di momen Idul Fitri 2022 kemarin, bioskop-bioskop Tanah Air sudah mulai diserbu oleh banyak orang. Lebaran menjadi pertanda kebangkitan bioskop setelah sempat mati suri akibat terdampak oleh pandemi Covid-19.
Film lokal yang mendapat penonton dalam jumlah besar di momen libur Lebaran Idul Fitri adalah film KKN di Desa Penari dan Kuntilanak 3. KKN di Desa Penari sampai sekarang sudah ditonton lebih dari 6 juta kali. Sementara film Kuntilanak 3 sudah ditonton lebih dari 1,1 juta kali sejak tayang di bioskop pada 30 April 2022.
Bioskop juga diramaikan penonton di momen Lebaran dengan hadirnya film barat Doctor Strange in The Multiverse of Madness yang sudah dinanti-nantikan oleh banyak orang, khususnya para penggemar film Marvel.
Apakah ramainya penonton di momen lebaran kemarin menjadi bukti bahwa bioskop sudah mulai normal?
Ketua Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) Djonny Syafruddin mengatakan bahwa bioskop sampai saat ini belum dapat dikategorikan normal. Menurutnya, masih perlu waktu dalam beberapa bulan ke depan untuk menilai apakah bioskop memang sudah normal atau belum setelah angka kasus Covid-19 mulai melandai.
"(Bioskop ramai saat lebaran, Red) Itu baru suatu tanda tanda ada kemajuan ya, kaitannya dengan pandemi mulai melandai. Namun belum bisa dikategorikan bioskop bangkit. Butuh waktu satu semester nih untuk menilai. Kalau dalam 6 bulan ke depan tetap stabil, mungkin bisa dikatakan normal," kata Djonny Syafruddin kepada JawaPos.com, Rabu (18/5).
Dia berpandangan, ramainya bioskop di Tanah Air bukan karena semata-mata kehadiran film bagus yang sudah dinanti-nantikan oleh banyak orang. Bagi Djonny, bioskop ramai karena ditunjang oleh sejumlah faktor yang saling mendukung.
"Karena kondisinya sudah mulai kondusif. Momen lebaran, orang-orang mudik, pandemi sudah melandai, masuk lah film (bagus) ini. Jadi memang (momennya, Red) tepat banget," paparnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
