
Photo
JawaPos.com - Studio Khara dan Tsuburaya Production akhirnya merilis trailer panjang film teranyar mereka, Shin Ultraman. Trailer ini akhirnya meluncur setelah pihak studio menetapkan tanggal rilisnya pada 13 Mei bulan depan di Jepang setelah mundur satu tahun akibat pandemi Covid-19.
Trailer sepanjang 1 menit 22 detik itu boleh dibilang menjadi penyegar para penggemar Ultraman setelah tahun lalu pihak studio hanya merilis teaser trailer berdurasi 37 detik.
Dalam trailer ini, diperlihatkan kedatangan Ultraman ke bumi dengan begitu menggelegar. Tak cuma itu, ia juga menembakkan spacium beam, yang notabene merupakan jurus pamungkas Ultraman dalam membasmi musuh-musuhnya, dan membuat sebuah pegunungan porak poranda.
https://www.youtube.com/watch?v=2XK23KGM-eA
Trailer tersebut juga memperlihatkan musuh-musuh yang dihadapi oleh Ultraman, seperti Neronga, Gabora, Zarab, dan Mefilas. Empat monster ini sebelumnya sudah pernah muncul di film serial Ultraman yang tayang pada 1966-1967.
Berbeda dengan serialnya di mana sosok manusia yang menjadi host Ultraman adalah seorang pria bernama Shin Hayata, Shin Ultraman menampilkan sosok pemuda bernama Shin Kaminaga.
Yang juga berbeda dengan film serinya, Ultraman dalam Shin Ultraman juga tidak memiliki Color Timer di dada mereka. Bagi yang belum tahu, Color Timer merupakan organ penting dalam tubuh Ultraman sebagai penanda batas waktunya dalam beraksi. Ketika benda tersebut berkedip, itu artinya Ultraman sudah tidak punya banyak waktu lagi dan harus segera menyudahi pertarungan sebelum Color Timer tersebut mati total.
Tidak adanya Color Timer di tubuh Ultraman dalam Shin Ultraman akhirnya menimbulkan spekulasi bahwa Ultraman dalam film ini bisa bertarung tanpa batas waktu.
Disutradarai Shinji Higuchi dan diproduseri Hideaki Anno, Shin Ultraman adalah bagian dari jagat sinematik Shin Japan Heroes Universe, bersama dengan Shin Godzilla, Shin Kamen Rider, dan Shin Evangelion.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
