
BELAJAR DARI SI PERI: Saat mendalami peran sebagai Nirmala, Tissa Biani kagum dengan sifatnya yang setia kawan dan percaya diri. Serial Oki dan Nirmala direncanakan tauyang pada 2023. (Paragon Pictures untuk Jawa Pos)
Mari bernostalgia! Hampir setengah abad terlewati, dongeng fantasi petualangan kurcaci Oki dan peri Nirmala bakal kembali menghibur sekaligus mengobati kerinduan khalayak akan masa kecilnya. Sebelumnya, kisah Oki dan Nirmala dinikmati dalam cergam Cerita dari Negeri Dongeng di majalah Bobo dan animasi YouTube. Kini, Oki dan Nirmala akan mewujud nyata dalam bentuk serial live-action. Aktris Tissa Biani terpilih sebagai pemeran Nirmala. Sementara itu, pemeran Oki masih dicari lewat proses casting.
---
HANYA butuh waktu lima menit bagi tim Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment untuk menentukan kekasih Dul Jaelani sebagai pemeran si peri baik hati. Meski lahir di era generasi Z, Tissa mengaku bahwa kisah Oki dan Nirmala juga sedikit banyak mewarnai masa kecilnya. Kepada Jawa Pos, aktris kelahiran 24 Juli 2002 tersebut mengungkapkan kebanggaannya hingga tantangannya memerankan Nirmala.
Hai, Tissa. Bagaimana cerita awal kamu ditawari terlibat dalam proyek ini?
Pertama aku ditawarin sama Pak Robert Roni dari Paragon Pictures. Proses awalnya nggak lama. Tiba-tiba dikasih sinopsis, cerita, terus langsung to the point nanya, ’’Tissa mau nggak jadi Nirmala di series ini?’’
Lalu, bagaimana respons Tissa saat itu?
Benar-benar nggak nyangka sih. Biasanya saat project mau mulai kan ada screen test, ada brainstorm, tapi ini langsung to the point tunjuk aku jadi Nirmala. Senang dan bangga sih pastinya diberi kepercayaan dan kesempatan ini.
Tissa dan Nirmala terlahir di zaman yang berbeda. Kapan kamu mengenal cerita Oki dan Nirmala?
Aku lumayan setia sebagai pembaca majalah Bobo, kisaran 2008‒2009. Kalau untuk mengenal lebih dekat tentang Oki dan Nirmala baru pada saat aku ditunjuk memerankan Nirmala. Aku baru tahu juga ada versi animasinya.
Oki dan Nirmala sudah tembus tiga generasi. Otomatis penggemarnya pun dari semua kalangan usia. Tissa merasa terbebani dengan itu nggak?
Beban dikit karena Nirmala positif banget (karakternya, Red). Tapi, justru semakin bikin aku semangat karena dikasih kepercayaan. Semacam motivasi supaya aku bisa jadi pemain atau pekerja seni yang baik.
Ketika ditawari, Tissa sempat hunting cari majalah Bobo untuk mendalami karakter?
Tim Paragon yang menyediakan sih. Aku juga riset dari YouTube sama banyak tanya tentang Oki dan Nirmala. Hasil membaca majalah dan riset bakal aku kumpulin jadi satu kesatuan supaya bisa selaras di series-nya.
Ada nggak sih kesamaan kamu dengan Nirmala?
Jauh banget, bertolak belakang. Nirmala feminin banget, rambutnya di-curly, pakai flower crown, dan heels. Sisi positifnya juga keluar banget. Sedangkan aku tomboi, pakai sneakers. Tapi, percaya dirinya Nirmala mirip-mirip sih sama aku.
Ketika fitting kostum Nirmala, apakah Tissa sudah merasa menyatu dengan karakter Nirmala?
Jadi, di sini memang akan ada dua kostum yang aku pakai. Dan, alhamdulillah dua-duanya nggak perlu diukur lagi karena langsung muat. Itu bikin aku merinding sih.
Ada kesulitan mengenakan gaun tersebut?
Iya, kostum Nirmala ini berat banget buat aku. Pas fitting tuh aku sempat mikir, nanti pas syuting gimana ya? Apalagi, aku pakai heels juga karena menyesuaikan gaunnya. Bahannya sih lembut, tapi beratnya itu jadi tantangan buat aku. Kami juga nanti syuting nggak cuma pakai CGI aja, tapi ada beberapa set outdoor yang mungkin cuacanya panas atau hujan, sementara aku harus pakai gaun seperti itu. Tapi, kalau melakukan semua itu dengan enjoy dan fun, seru-seru aja sih.
Selain fitting kostum, Tissa melakukan persiapan apa lagi?
Aku juga harus berlenggak-lenggok seperti seorang putri dari kerajaan. Jadi, aku harus benar-benar belajar gestur feminin dan ceria. Selain itu, setiap memulai proyek baru, ada tiga poin penting yang harus aku persiapkan. Yaitu, percaya skrip, percaya director, dan percaya sama pemain lainnya. Kalau tiga itu udah dipegang, insya Allah bisa.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
