
Reza Rahadian dan Putri Marino. (MD PICTURES)
JawaPos.com - Serial Layangan Putus sudah memasuki episode terakhir. Cerita akhir dari rumah tangga Aris dan Kinan serta hubungan terlarang antara Aris dan Lydia akan segera diketahui. Series garapan sutradara Benni Setiawan ini memiliki semangat women empowerment di dalamnya.
Jelang berakhirnya Layangan Putus, Benni Setiawan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat luas jika di dalam tayangan ada hal-hal kurang berkenan di hati sebagian masyarakat. Khususnya adegan dewasa yang diperlihatkan oleh Aris dan Lydia.
"Mohon maaf apabila dalam tayangan itu ada hal- hal yang kurang berkenan bagi masyarakat. Karena diperlukan adegan itu, yang mungkin di kalangan sebagian orang kurang layak," kata Benni Setiawan kepada JawaPos.com, Jumat (21/1).
Meskipun ada agegan dewasa, ia sangat berhati-hati dalam menampilkan adegan itu. Benni menampilkannya supaya tidak terlihat seronok dan tetap layak dintonton.
"Kita menjaganya dengan estetika juga. Kita bersyukur orang tidak lagi meributkan hal hal itu tapi melihat secara keseluruhan cerita dari tayangan," ungkapnya.
Selain itu, Benni Setiawan juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua penonton yang sudah menonton Layangan Putus. Sebab tanpa mereka, ia sadar betul series dengan 10 episode yang dibintangi Reza Rahadian, Anya Geraldine dan Putri Marino ini tidak akan sesukses sekarang.
"Saya, pemain, kru mengucapkan terima kasih atas semua atensi dari penonton ya. Nggak menyangka juga akan seviral ini. Ini kan karena penonton ya," tuturnya.
"Kalau nggak ada netizen yang membuat meme sama parodi di TikTok mungkin nggak akan sebesar ini. Dan sampai hari ini nomor 1 terus di WeTV dan trending di banyak negara," imbuhnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
