
Produser film Susi Susanti Love All, Daniel Mananta bercerita soal proses pembuatan film tersebut. (dok panitia)
JawaPos.com - Kisah perjuangan Susi Susanti mengharumkan nama Indonesia di dunia bulu tangkis dunia akan segera berlayar di bioskop. Lewat film 'Susi Susanti Love All', penonton akan disuguhkan perjalanan karir Susi dari kecil hingga jalinan asmaranya dengan Alan Budikusuma.
Produser film 'Susi Susanti Love All', Daniel Mananta mengungkap cerita di balik proses pembuatan film biopik yang mengisahkan sosok Susi Susanti. Ternyata jebolan VJ MTV itu sudah memiliki ide tersebut sejak 8 tahun lalu. Tentu banyak suka duka menuju pembuatan film itu.
"Saya sudah sempet ketemuan sama Nci Susi. Sudah 5-6 kali dengan tim berbeda. Enggak pernah ketemu enggak pernah cocok. Sempet datang sutradara silih berganti juga. Namanya passion susah ketemunya," ungkapnya usai konferensi pers peluncuran poster film 'Susi Susanti Love All' di Jakarta, Selasa (20/8).
Hingga pada akhirnya tercetuslah sebuah permintaan dari Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bahwa dia ingin dibuatkan sebuah film yang bisa meningkatkan semangat atlet setiap kali bertanding. Permintaan yang datang 2 tahun lalu itu tak disia-siakan oleh ayah 2 anak itu.
"Disitulah kami langsung jadikan film ini. Skrip saja pembuatannya 1 tahun sampai diapprove. Sebab pondasi dari sebuah film adalah skrip yang benar-benar kuat. Ini film yang sangat relevan dengan keadaan Indonesia saat ini di mana butuh orang-orang muda berkarya umtuk Indonesia," jelas Daniel.
Pemeran Ahok dalam film 'A Man Called Ahok' itu menjelaskan pihaknya dan tim juga sempat mengubah skrip beberapa kali untuk menemukan jalan cerita yang kuat. Sampai akhirnya film itu dibuat dengan proses syuting hampir 2 bulan. Risetnya pun dilakukan selama 4 bulan.
"Risetnya dari Nci Susi, dari orang-orang di sekitarnya. Ada tim riset ke Perpustakaan Nasional juga. Dan juga wartawan-wartawan olahraga sejak zaman dulu," ujarnya.
[embed]https://www.youtube.com/watch?v=YK3ItdSruCk[/embed]
Selain perjuangan Susi, film tersebut juga dibumbui drama dan percintaan Susi Susanti dengan Alan Budikusuma yang diperankan Dion Wiyoko. Adegan-adegan itu menjadi pemanis secara keseluruhan film tersebut. Namun Daniel belum bersedia membocorkan adegan-adegan klimaks dalam film tersebut.
"Tambahannya sendiri adalah hubungan romantis Susi dan Alan, namun secara keseluruhan film ini adalah tentang perjalanan hidup Susi Susanti yang mencintai Indonesia. Jika itu ada Alan Budikusuma ya memang dalam perjalanan hidupnya ada cinta kepada Alan, orang tua, Tuhan, karirnya, dan negara," katanya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
