
Luna Maya mengatakan film Suzzanna Bernapas Dalam Kubur
JawaPos.com - Melalui Luna Maya, karakter horor legendaris, Suzzanna hidup kembali. Setelah pembuatan ulang film horor Pengabdi Setan sukses, Soraya Intercine Films mencoba peruntungan dengan mendaur ulang film Suzzanna.
Diperankan oleh Luna Maya, Suzzanna dihidupkan kembali dengan bantuan tim make-up karakter dari Rusia. Hasilnya, Luna Maya pun terlihat mirip dengan almarhumah Suzzanna di film Suzzanna Bernapas Dalam Kubur.
Karakter Suzzanna memang sempat merajai perfilman tanah air di tahun 70-an hingga 90-an. Alur cerita semua filmnya juga hampir sama, yakni mengangkat kisah cinta dan pembalasan dendam.
Dalam film daur ulang yang akan tayang 15 November 2018 mendatang, ternyata tetap mempertahankan benang merah dari film-film Suzzanna sebelumnya, yakni cinta dan balas dendam.
"Masih mengenai love and revenge (cinta dan balas dendam). Nggak ada yang berubah. Kita pengen kaya zaman dulu," kata Luna Maya saat bertandang ke kantor Jawa Pos, Jakarta, Jumat (26/10).
Hanya saja, lanjut Luna, ceritanya dibuat lebih halus sehingga bisa disaksikan oleh penonton yang berusia 13 tahun ke atas.
"Mungkin zaman dulu lebih beraninya, 18 +. Di film zaman dulu ada yang dia (Suzzanna) mati karena diperkosa. Kalau zaman sekarang itu lebih diperhalus lagi. Di sini, nggak ada adegan yang seperti itu,," ungkap Luna.
Dalam film besutan sutradara Anggy Umbara ini, Suzzanna (Luna Maya) dikisahkan sudah menikah dengan Satria (Herjunot Ali) selama 7 tahun dan terus mengidamkan memiliki anak.
Tetapi, nahas, ketika akhirnya Suzzanna hamil, dia harus ditinggal oleh sang suami. Kemudian, dengan kondisi lemah Suzzanna dibunuh oleh perampok yang memiliki dendam terhadap suaminya.
Lalu, si pembunuh mengubur Suzzanna dibelakang rumah. Namun, terjadi keanehan, yakni Suzzanna tetap beraktifitas biasa keesokan harinya.
Suzanna memang terkenal lewat perannya di film-film horor dan panas. Di antaranya Bernapas dalam Lumpur (1970), Beranak Dalam Kubur (1971), Pulau Cinta (1978), dan Ratu Ilmu Hitam (1981).
Aktingnya yang orisinil membuat perannya di setiap peran horor sulit dilupakan. Buktinya, dia diganjar menjadi nominator Festival Film Indonesia (FFI) untuk Pemeran Utama Wanita Terbaik.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
