
Kenny Austin minta hentikan perpeloncoan dan bullying.
JawaPos.com - Aktor pendatang baru, Kenny Austin teringat masa lalunya di zaman kuliah ketika bermain film Serendipity. Pasalnya, film tersebut mengangkat kehidupan SMA yang penuh senioritas, korban hoax, dan bullying.
"Film ini tuh ngangkat hoax sama bullying yang terjadi di SMA, itu masalah serius kalau buat saya. Harapannya penonton bisa ambil pesan-pesan di film ini," papar Kenny saat berkunjung ke kantor Jawa Pos, Jakarta, belum lama ini.
Senioritas dalam film Serendipity pun mengingatkan Kenny akan masa lalunya ketika menjadi mahasiswa salah satu universitas negeri di Medan. Kala itu, dia terdaftar sebagai mahasiswa Fakultas Teknik.
"Pengalaman bullying pribadi nggak ada. Cuma pas ospek di Universitas, aku kan teknik mesin ya dulu. Nah itu terkenal ospeknya lebih beringas, dibotakin, dicubit, dicukur depan semua orang, makan suap-suapan pakai tangan temen. Terus satu ice cream yang harganya goceng harus buat ratusan orang sampai belakang. Kalau salah dikit ditendang, macem-macem deh," ungkapnya.
Menurut senioritas atau perpeloncoan tersebut memiliki pro kontra. Di satu sisi, mental betul terbentuk. Namun, tak sedikit yang alami trauma dan sakit secara fisik karena tidak kuat.
"Ngebentuk orang jadi nggak manja itu bener sih, bangun mental juga. Tapi, di sisi lain nggak semua orang kuat ngalamin itu, mereka bisa sakit, ada yang asmanya kambuh, sakit-sakitan. Saya alami itu tapi pas giliran tahun saya jadi senior, saya nggak pernah lakuin itu karena nggak akan berakhir-berakhir kalau gitu," lanjutnya.
Oleh Karenanya, melalui film Serendipity, Kenny ingin penonton melihat kasus senioritas, berita hoax, dan bullying sebagai sesuatu yang serius. Harapannya, agar tidak ada yang melakukan perpeloncoan, menyebarkan kabar hoax, dan bullying.
"Harus nonton Serendipity karena kita sering mendapati kasus-kasus hoax dan bullying. Itu merugikan diri sendiri dan orang lain," tandasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
