
Salah satu sudut Mocosik Festival 2017.
JawaPos.com - Acara bergengsi, Mocosik Festival 2018 segera digelar. Mocosik adalah festival tahunan yang dirancang untuk mempertemukan dalam satu panggung dua kultur yang berbeda, yakni buku dan musik. Kedua kultur yang masuk dalam ranah literasi
budaya itu diringkus dalam satu ikatan akronim, Mocosik. Dalam bahasa Jawa, 'maca' atau 'moco' artinya baca, sementara 'sik' berarti 'musik.
Pada tahun ini, Mocosik Festival 2018 mengusung tagline besar merayakan buku dan musik. Festival menampilkan dua budaya secara serentak, yakni buku yang sunyi disandingkan dengan musik yang bunyi lewat sebuah perayaan selama tiga hari, 20-22 April 2018.
Di panggung Mocosik, baik buku maupun musik adalah sebuah percakapan kreatif. Panggung buku mewujud dalam obrolan dan bazar. Sementara musik adalah dialog dalam bunyi dan lirik.
"Mocosik itu membaca buku dalam acara musik yang asik. Kami merangkul dua dunia dengan pelakunya masing-masing. Ratusan penerbit dan pegiat buku diundang dalam bazar buku dan percakapan literasi di panggung Buku. Sementara itu, di panggung Musik, kami hadirkan musisi-musisi papan atas, baik grup maupun solo," kata Founder Mocosik Festival, Anas Syahrul Alimi kepada JawaPos.com, Kamis (19/4).
Penyelenggara nanti memberikan panggung yang sama besar untuk buku dan musik. Mocosik akan mempertemukan pembaca yang baru, yakni pecinta musik dan buku.
"Kami berharap antara penggerak budaya pop seperti musik bertemu menjadi satu arus kesadaran bahwa literasi penting untuk membangun peradaban di mana kita hidup sehari-hari," lanjut Anas.
Sementara itu Project Director Mocosik Festival, Bakkar Wibowo menyampaikan bahwa semua lapak buku digratiskan kepada seratus penerbit yang terseleksi. Penerbit bakal hadir bersama ribuan judul buku di sana.
"Silakan pilih mana yang anda suka dengan menukarkan tiket dengan buku. Jadi, beli tiket nonton konser musik dapat buku. Jika buku ingin disumbangkan, kita juga menyediakan tempat untuk menyumbangkan buku," ungkap Bakkar.
Tidak hanya itu, di panggung Galeri Seni Rupa, Mocosik Festival 2018 ikut
menampilkan pameran arsip dari Buldanul Khuri dengan tajuk 25 Tahun Buldanul Khuri Berkarya. Pria kelahiran Kotagede Yogyakarta tersebut menurut Bakkar dikenal bukan hanya sebagai penggerak dunia penerbitan buku-buku humaniora di seantero Jogjakarta, namun juga sosok penting yang membawa karya seni rupa di sampul buku.
"Di panggung galeri seni rupa nanti juga akan dihadirkan pula karya seni dari perupa Titarubi & Ong Hari Wahyu," imbuh Bakkar.
MocoSik Festival 2018 di selenggarakan di Jogja Expo Centre (JEC), Yogyakarta, dengan 4 acara utama, yakni pertunjukan musik, bazar buku, talkshow buku dan literasi, serta pameran arsip dan seni rupa buku. Di panggung pertunjukan musik, grup musik serta musisi yang akan tampil adalah Kahitna, Rio Febrian, Letto, Melancholic Bitch, Pure Saturday, Tulus, Tompi, Ten2Five, Frau, Neonomora, Slank, Glenn Fredly, dan Sirkus Barock.
Sementara di panggung buku dan literasi, para penampil bukan hanya dari
sastrawan dan penulis, melainkan juga musisi, sutradara film, dan pegiat seni rupa. Di antaranya yang dihadirkan adalah Sapardi Djoko Damono, Seno Gumira Ajidarma, Aan Mansyur, Alia Swastika, Yovie Widianto, Kamila Andini, Garin Nugroho, dan Adib Hidayat.
Harga tiket masuk Mocosik Festival dibanderol sebesar Rp 75 ribu per hari. Tiket masuk konser musik berlaku juga sebagai voucher belanja buku di 100 stand penerbit se-Indonesia.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
