
Payung Teduh
JawaPos.com - Payung Teduh kembali mempersembahkan karya terbaru bagi penggemar musiknya. Pada Rabu (13/12) ini, grup musik beraliran indie ini resmi merilis single anyar yang berjudul Di Atas Meja.
Mohammad Istiqamah Djamad atau yang akrab disapa Is, sebagai vokalis sekaligus gitaris Payung Teduh mengatakan bahwa lagu Di Atas Meja dibuatnya sekitar Maret 2016 silam. Dilanjutkan dengan proses rekaman, pada bulan April tahun lalu.
Menurutnya, pembuatan lagu tersebut terinspirasi dari dinamika kehidupan pribadi bersama keluarganya. Kesibukan yang menumpuk dan menguras banyak perhatian menyebabkan hampir hilangnya quality time bersama anak dan istri.
"Ini sangat menakutkan. Ini teriakan saya terhadap pengaruh dari betapa jarang bertemunya dengan kekasih tercinta, istriku. Giliran bertemu, kami bertemu dalam atmosfir yang lelah dan letih,” kata Is kepada JawaPos.com, Rabu (13/12).
Oleh karena itu, di atas meja atau ruang makan adalah tempat yang sakral baginya. Tempat yang seharusnya berkumpul segala kebahagiaan sambil makan bersama. Di tempat itulah rasa cinta, rasa suka, dan rasa ceria menurutnya bergabung.
Tetapi, dia menegaskan bahwa jiwa atau pesan dari lagu dengan tagline Mengapa takut pada lara, sementara semua rasa bisa kita cipta itu adalah bahwa setiap orang harus siap dengan duka.
"Kita sendiri yang menciptakan rasa sedih, senang, suka, duka. Cuma memang itu di luar keadaan kita. Siap atau tidak. Jadi Jangan takut. Spirit-nya di situ. Kita harus lebih kuat dari apa yang kita hadapi, karena memang Tuhan memberkati kita dengan hati yang lebih besar dari dunia, dan lebih besar dari apapun, selama kita mau bersabar,” jelasnya.
Lagu Di Atas Meja merupakan salah satu dari sembilan materi yang ada dalam album terbaru Payung Teduh bertajuk Ruang Tunggu. Album ketiga grup yang aktif sejak 2007 itu akan dirilis pada 19 Desember 2017 nanti.
Ruang Tunggu akan diedarkan lewat label Jagonya Musik Indonesia dan akan tersedia di semua outlet KFC di seluruh Indonesia.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
