
Dream Theater dalam JogjaROCKarta 2017 di Stadion Kridosono, Jogjakarta, Sabtu (30/9).
JawaPos.com - Festival JogjaROCKarta 2017 mampu menyedot penggemar musik keras dari Jogjakarta dan sekitarnya. Rajawali Indonesia Communication sebagai promotor patut diacungi jempol karena berhasil menyiapkan persiapan dalam tiga hari saja. Sebab venue acara sempat mengalami perpindahan dari Candi Prambanan ke Stadion Kridosono disaat persiapan sudah 75 persen.
"Alhamdulillah kami bisa melaksanakan JogjaROCKarta meski disiapkan hanya dua hari penuh. Bandung Bondowoso benar-benar terjadi," kata Anas Syahrul Alimi, CEO Rajawali Indonesia Communication usai acara.
Selama dua hari penyelanggaraan, acara JogjaROCKarta 2017 menyedot belasan ribu penonton. Menurut Anas, secara total lebih dari 15 ribu penggemar musik keras yang hadir.
Atas keberhasilan ini, pihak promotor berencana menjadikan JogjaROCKarta sebagai event tahunan. Namun Anas masih berharap festival internasional ini bisa diadakan di kawasan Candi Prambanan.
"Tentu ini akan menjadi event dengan mengundang band rock terbesar. Kalau ada kepastian yang tinggi, kami akan usahakan di Candi Prambanan," ucapnya.
"Ketidakjelasan regulasi membuat penyelenggara yang merupakan pelaku bisnis kesusahan. Padahal ini adalah momen untuk mendukung pariwisata. Di luar negeri banyak venue wisata yang digunakan untuk festival musik lebih keras," imbuh Anas.
Sementara itu, festival musik JogjaROCKarta 2017 hari kedua (Sabtu, 30 September) tidak kalah seru dari hari pertama. Buktinya ribuan penonton hadir di Stadion Kridosono mulai dari sore hingga malam.
Bila sebelumnya menampilkan Kelompok Penerbang Roket, Death Vomit, Power Metal, God Bless, dan Dream Theater, hari kedua sederet musisi yang hadir juga sangat menghibur.
JogjaROCKarta 2017 dihebohkan oleh Something Wrong, Burgerkill, Roxx, Pas Band, dan bintang tamu pamungkas Dream Theater.
Lokasi acara dibuka mulai WIB 14.00 WIB. Something Wrong mendapat giliran untuk tampil perdana pada pukul 15.00 WIB.
Setelah itu dilanjutkan oleh band metal, Burgerkill.
Grup asal Bandung ini langsung menghajar panggung setelah intro dimainkan. Burgerkill membukanya dengan dua lagu bertempo ngebut yakni Air Mata Api, dan Under The Scars.
"Hallo Jogja, perkenalkan kami Burgerkill band dari Salatiga," canda Vicky sebagai vokalis Burgerkill menyapa penonton di Stadion Kridosono, Sabtu (30/9).
Berbicara di panggung, Vicky pun membeberkan bahwa Burgerkill berencana merilis album terbaru jelang akhir tahun ini.
Tanpa banyak jeda, grup yang diisi Vicky, Ebenz, Agung, Ramdan, dan additional drummer, Puput itu kembali menyuguhkan lagu cadas mereka. Kali ini nomor yang dibawakan yakni House of Greed, dan Undefeated. Distorsi gitar Eber dan Agung saling bersautan menambah bising Stadion Kridosono. Apalagi dentuman bass serta hentakan drum Burgerkill yang padat dan cepat.
"Ada yang mau request? Mbak yang di depan mau request?," ucap Vicky menyapa salah satu penonton perempuan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
