Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Desember 2016 | 17.12 WIB

Nasida Ria Tampil Luar Biasa di Gudang Sarinah

Nasida Ria saat tampil di Gudang Sarinah, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (24/12) malam. - Image

Nasida Ria saat tampil di Gudang Sarinah, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (24/12) malam.

JawaPos.com - Istilah never too old to rock and roll ternyata tidak hanya berlaku bagi para rockers. Spirit itu juga melekat pada Nasida Ria, sebuah grup kasidah yang sudah lebih dari empat dekade malang-melintang di jagat musik tanah air.



Nasida Ria bahkan masih mampu tampil luar biasa di atas panggung. Buktinya adalah penampilan grup kasidah asal Semarang itu di Gudang Sarinah, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (24/12) malam.



Pada malam Natal, grup dengan sebelas personel itu masih konsisten menebar nasihat dan pesan melalui kasidah. Meski hanya menyisakan dua personel asli, namun grup yang berdiri pada 1975 itu terus berupaya sebisa mungkin untuk eksis.



Naik panggung sekitar pukul 20.00, Nasida Ria langsung melantunkan Selawat Badar di depan ratusan penonton. Kombinasi tiga biola, tiupan seruling, suara keyboard, gitar, pukulan icik-icik yang ditingkahi pukulan gendang membuat penonton dari lintas generasi dan beragam penyuka jenis musik ikut bergoyang.



Para personel Nasida Ria tidak hanya bermain musik. Semua pun bisa bernyanyi, sehingga dalam beberapa lagi ada pergantian vokalis.



Di deretan depan panggung ada sekumpulan ibu-ibu berhijab penggemar fanatik Nasida Ria yang berbaur dengan anak-anak muda masa kini yang sebagian berambung gondrong dan bahkan bertato. Namun, mereka hafal lirik demi lirik Nasida Ria.



Selesai dengan Selawat Badar, Nasida Ria melanjutkannya dengan Nabi Muhammad Mataharinya Dunia. Para penonton di bagian depan ternyata hafal dengan lirik lagu itu.



Penonton semakin semangat ketika Nasida Ria menyuguhkan Jilbab Putih sebagai lagu ketiga. Hajah Nurhayati menjadi vokalis utama untuk lagu yang sangat kondang itu. "Tangan boleh ke atas semua,” ucap Nurhayati dari atas panggung.



Karena masih terasa suasana Maulid Nabi, Nasida Ria kembali menyuguhkan lagu tentang Muhammad. Lagu Menjelang Kelahiran Nabi pun mengalun.



Nasida Ria pun menyelipkan pesan-pesannya sebelum membawakan lagu-lagu selanjutnya. “Pacaran boleh, tapi ingat!” kata Hajah Rien Djamain, vokalis yang juga pemegang bas Nasida Ria. Lagu berjudul Nasihat Pergaulan pun dinyanyikan.



Selanjutnya ada lagu Khitanan. Nasida Ria menyampaikan pesan tentang mengikuti sunah nabi.



Jika liriknya hanya terdengar sepenggal saja, seolah terdengar sebagai ajakan berperang. Padahal isinya nasihat kakak kepada adinya yang santri untuk berkhitan.



…Teteskan darahmu, sebagai saksi

demi sunnah rasul yang harus ditaati…



Penonton pun semakin antusias. Bahkan ada seorang pengemudi ojek online yang naik ke panggung untuk berjoget hingga pertunjukan usai.



Beberapa penonton juga mulai menyawer sembari meminta lagu. Dunia Dalam Berita, sebuah lagu milik Nasida Ria yang terinsiprasi dari acara dengan nama yang sama di TVRI pun membuat penonton ikut bernyanyi.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore