
Film Pesugihan Sate Gagak siap mengocok perut penonton. Bercerita tentang tiga sekawan yang kesulitan ekonomi. (Instagram Core Communication/Film Pesugihan Sate Gagak)
JawaPos.com-Film Pesugihan Sate Gagak siap mengocok perut penonton dengan genre komedi horor. Bercerita tentang tiga sekawan, yakni Anto (Ardit Erwandha), Dimas (Yono Bakrie), dan Indra (Benedictus Siregar), yang dilanda masalah keuangan.
Anto didesak untuk menikahi kekasihnya, Andini (Yoriko Angeline) dengan mahar Rp 150 juta. Dimas seorang konten kreator yang belum sukses dan Indra yang terjerat utang pinjaman online (pinjol).
Sampai suatu ketika mereka menemukan solusi jalan pintas lewat sebuah ritual sate gagak. Cara tersebut mereka temukan dari buku mantra kuno peninggalan kakek Indra. Langkah tersebut ampuh mendatangkan uang secara instan.
Namun, pelanggan yang datang bukan dari kaum manusia. Melainkan makhluk halus seperti kuntilanak, genderuwo, tuyul, pocong, dan beragam jenis hantu lainnya.
Besarnya pendapatan yang didapat dari para hantu membuat mereka ketagihan melakukan ritual pesugihan sate gagak. Mengubah kehidupan Anto, Dimas, dan Indra seketika.
Namun, semakin lama para makhluk halus semakin rakus dan kerap menagih sate tanpa henti. Ladang uang pun menjadi jerat mengerikan.
Ketiga sahabat itu harus menentukan pilihan, terus melayani pelanggan-pelanggan gaib atau menghadapi konsekuensi mematikan.
Ardit menuturkan bahwa konflik utama yang diangkat dalam film Pesugihan Sate Gagak sangat relevan dengan banyak orang.
“Kami bertiga mewakili permasalahan yang sering terjadi di masyarakat, yaitu harta, tahta, wanita,” kata dia di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
Lewat ketiga karakter utama tersebut, dia berharap film Pesugihan Sate Gagak bisa menjadi bahan refleksi bagi penonton. Menyadari bahwa segala sesuatu yang instan tidak melulu baik. Juga memahami konsekuensi dari setiap pilihan yang diambil.
“Diharapkan kami bertiga mampu mewakili ke masyarakat mungkin yang merasakan kesulitan ekonomi. Dan tahu kalau sebenarnya cara instan itu tidak baik,” ucap Ardit.
Selain sarat akan makna, film Pesugihan Sate Gagak juga menghibur penonton dari dialog dan tingkah lucu dari ketiga tokoh utama.
“Jadi, tontonannya lucu, masalahnya juga relate. Kayak datang senang, pulang juga happy dan bawa banyak pesan baik,” tutur Ardit.
Film Pesugihan Sate Gagak dijadwalkan tayang di bioskop pada Kamis (13/11). Film tersebut disutradarai Etienne Caesar dan Dono Pradana.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
