
Komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung turut membintangi film Pesugihan Sate Gagak. (Shafa Nadia/Jawa Pos)
JawaPos.com-Komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung turut membintangi film Pesugihan Sate Gagak. Dalam film arahan sutradara Dono Pradana dan Etienne Caesar itu, dia dituntut melakoni sejumlah adegan berat seperti kesurupan. Hal itu jelas membuat Nunung harus mengeluarkan tenaga banyak.
“Sangat-sangat menguras energi karena aku kesurupan ngejar beberapa pemain yang mau bunuh, nyekek atau apa,” ucap Nunung saat konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta Pusat.
Apalagi, adegan tersebut dilakukan berulang kali karena melibatkan banyak orang di dalamnya. Sebagai bentuk totalitas, Nunung juga tidak mau memberikan upaya yang setengah-setengah. Dia ingin memberikan effort terbaiknya demi film Pesugihan Sate Gagak.
“Kadang satu benar yang satunya kurang benar, tapi kan itu konsekuensi. Jadinya, diulang-ulang karena aku penginnya juga yang terbaik, gitu,” tutur Nunung.
Mengerahkan banyak tenaga menyebabkan dia kesulitan untuk bernapas. Bahkan, Nunung sampai menggunakan oksigen di sela proses syuting untuk membantunya bernapas secara normal.
Syuting selama berminggu-minggu, total pelawak kelahiran Surakarta, 62 tahun silam itu menghabiskan sebanyak 6 tabung oksigen.
“Ya kan faktor usia, sudah sepuh. Larinya juga jauh dan muter-muter kan puyeng. Jadinya banyak, habis 6 lah, tapi (tabung) yang kecil-kecil kok,” jelas Nunung.
Film Pesugihan Sate Gagak juga turut dibintangi oleh Ardit Erwandha, Yono Bakrie, Benedictus Siregar, dan lainnya. Film garapan rumah produksi Cahaya Pictures tersebut dijadwalkan tayang di bioskop Tanah Air mulai 13 November.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
