Ilustrasi kelompok paduan suara (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Banyak tempat ibadah memiliki lagu-lagu khusus yang hanya dinyanyikan pada perayaan atau acara tertentu. Gereja Katolik, dengan sejarah panjang dan kemampuannya beradaptasi dengan budaya setempat, memiliki koleksi himne yang sangat kaya. Banyak di antaranya telah dikategorikan untuk perayaan tertentu.
Namun, beberapa himne tetap setia pada akarnya dan tidak mengalami perubahan atau akulturasi budaya. Salah satunya adalah Asperges me, sebuah antifon berbahasa Latin yang sering dinyanyikan saat Misa Gereja Katolik Roma, kecuali selama masa Paskah.
Lirik Asperges Me
Asperges me, Domine, hyssopo et mundabor,
Lavabis me, et super nivem dealbabor.
Miserere mei, Deus, secundum magnam misericordiam tuam.
Gloria Patri et Filio et Spiritui Sancto
Sicut erat in principio, et nunc, et semper, et in saecula saeculorum.
Amen.
Percikilah aku, ya Tuhan dengan hisop, maka aku pasti bersih;
Cucilah aku, tentu aku lebih putih daripada salju,
Kasihanilah aku, ya Allah.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad.
Amin.
Kebiasaan Gereja
Dilansir dari Sacred Hearts, ritual Asperges me atau pemercikan ini dilakukan biasanya sebelum misa mingguan dilaksanakan.
Biasanya pastor akan memercikkan air suci kepada para umat selagi Mazmur 50 (atau Mazmur 51 untuk umat Protestan) dinyanyikan.
Atau lagu dinyanyikan hingga pastor selesai memercikkan air suci kepada semua umat.
Karena lagu ini tidak dinyanyikan pada masa paskah hingga Hari Raya Pentakosta, maka digantikan dengan lagu Vidi aquam, yang cenderung lebih panjang.
Ritual Asperges
Dilansir dari New Liturgical Movement, karena hubungan ritual tersebut dengan ritual pembaptisan, pemercikan ini hanya dapat dilakukan pada hari Minggu.
"Hari ke Delapan", hari Minggu atau hari kebangkitan, terikat secara supernatural dengan prosesi pembaptisan. Sakramen Pembaptisan pertama kali dilaksanakan oleh Santo petrus ketika ia membaptis 3000 orang pada hari Minggu Pentakosta pertama.
Asperges juga berhubungan dengan ritual eksorsisme, yang juga menjadi salah satu alasan lain mengapa ritual ini hanya dapat dilakukan pada hari Minggu.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
