
Performa lagu ‘JUMP’ milik BLACKPINK alami penurunan akibat peretasan yang terjadi. (Instagram/@blackpinkofficial)
JawaPos.com - Comeback terbaru BLACKPINK yang sangat dinantikan dikabarkan terganggu oleh serangkaian insiden yang diduga merupakan aksi peretasan, yang menyebabkan ketidakstabilan pada performa lagu mereka di berbagai platform streaming global.
Gangguan ini telah memicu kekhawatiran di kalangan penggemar serta memengaruhi pencapaian grup secara signifikan dalam minggu-minggu awal comeback mereka.
Melansir laman Allkpop, insiden dimulai ketika lagu terbaru BLACKPINK yang berjudul “JUMP” meraih posisi puncak di tangga lagu Global Spotify, sebuah pencapaian besar yang menandakan antusiasme global terhadap rilisan baru mereka.
Namun, keberhasilan tersebut tak bertahan lama. Secara mengejutkan, muncul dugaan peretasan di mana kredit lagu secara misterius dialihkan kepada dua nama tak dikenal, yakni Blocky dan Nerim.
Akibat dari gangguan tersebut, lagu “JUMP” dihapus dari berbagai daftar putar populer, termasuk playlist utama, sehingga pengguna yang melakukan pemutaran otomatis langsung diarahkan ke lagu No. 2.
Tak tinggal diam, penggemar BLACKPINK dengan cepat melakukan aksi kolektif lewat kampanye tagar di media sosial, yang berhasil memulihkan posisi lagu dalam hitungan jam.
Namun, situasi kembali memburuk keesokan harinya ketika insiden peretasan lain terjadi, menyebabkan penurunan signifikan dalam jumlah streaming lagu tersebut.
Laporan menunjukkan bahwa lagu “JUMP” kehilangan lebih dari 1 juta streaming dalam waktu singkat, menurunkan momentum positif yang telah dibangun sejak perilisan.
Gangguan tidak hanya terjadi di Spotify. Platform streaming lain seperti Apple Music juga dilaporkan mengalami masalah serupa.
Kali ini, kredit lagu berubah menjadi ‘The Blackpink’ secara tidak sah, dan pemutaran lagu berlangsung dalam kecepatan maju cepat (fast-forward), membuat pengalaman mendengarkan menjadi terganggu.
Hal ini berdampak langsung pada performa chart, dengan lagu BLACKPINK akhirnya menghilang dari peringkat harian Apple Music.
Sementara itu, di Shazam, aplikasi pengenal musik populer, identitas lagu “JUMP” juga diretas. Lagu tersebut justru terdaftar atas nama Recep Kahraman, bukan BLACKPINK.
Kejadian tersebut semakin memperparah kebingungan sekaligus memicu kemarahan dari para penggemar.
Menanggapi serangkaian peristiwa ini, para penggemar serta netizen Korea menyuarakan rasa frustrasi dan kekecewaan mereka terhadap sistem keamanan platform streaming besar yang dianggap lalai dalam melindungi karya artis.
Mereka juga menuntut penyelidikan lebih lanjut dan tindakan tegas untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang, terlebih pada momen penting seperti comeback resmi.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
