Kualitas akting Devano Danendra di film Gowok: Kamasutra Jawa layak mendapat apresiasi. (Istimewa)
JawaPos.com - Kualitas akting Devano Danendra di film Gowok: Kamasutra Jawa layak mendapat apresiasi. Penjiwaannya sangat kuat memerankan seorang pemuda asal Jawa bernama Jaya. Dalam proyek tersebut, Devano mengakui bahwa bahasa menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi.
“Dan ya, memang ini challenging buat saya,” kata Devano saat konferensi pers di Plaza Indonesia XXI, Jakarta Pusat. Pasalnya, dia tidak dibesarkan dengan menggunakan bahasa Jawa. Walau dirinya memiliki darah keturunan Jogjakarta dari sang ayah, Satrio Dewandono.
“Karena kami tidak menggunakan bahasa itu (Jawa, Red) sehari-hari, tapi pakai bahasa Indonesia biasa,” ucap putra bungsu pedangdut Iis Dahlia itu. Di sisi lain, secara spesifik dialog yang digunakan dalam film Gowok: Kamasutra Jawa adalah bahasa Jawa ngapak.
Dari segi bahasa maupun logat, Jawa ngapak terdengar asing di telinga Devano. “Karena kan saya tidak pernah membiasakan untuk membahasakan tersebut. Jadi, buat saya ngapak itu antara lucu dan romantis, gitu,” papar Devano.
Selama proses pendalaman karakter, aktor berusia 22 tahun itu tidak hanya mengandalkan waktu reading untuk latihan berinteraksi menggunakan bahasa Jawa ngapak. Devano juga menyisilan waktu luang untuk latihan dan observasi lebih dalam mengenai karakternya.
Termasuk, mencari tahun informasi tentang kehidupan dan bahasa tubuh seorang bangsawan. “Saya lagi-lagi harus research sendiri untuk bahasa-bahasanya dan gesture yang tepat untuk bisa merepresentasikan seorang priyai,” jelas pria berdarah Sunda itu.
Gowok: Kamasutra Jawa mengangkat sejarah tradisi unik di masyarakat Jawa yang pernah terjadi di zaman dahulu. Yakni, pelajaran keterampilan seksual khusus untuk laki-laki agar bisa memuaskan hak perempuan di atas ranjang.
Pembelajaran itu dipandu oleh seorang perempuan yang disebut gowok. Film Gowok: Kamasutra Jawa disutradarai oleh Hanung Bramantyo dibawah naungan rumah produksi MVP Pictures. Sejumlah nama-nama besar juga turut membintangi film yang dijadwalkan tayang pada 5 Juni mendatang itu.
Di antaranya, Lola Amaria, Raihaanun, Reza Rahadian, Alika Jantinia, Ali Fikry, Nayla Purnama, Djenar Maesa Ayu, dan Slamet Rahardjo.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
