
Omar Sy dalam film Shadow Force. (Lionsgate)
JawaPos.com - Film action dengan latar kehidupan sepasang suami istri dan anak mungkin sudah menjadi salah satu formula paling generik yang sudah ditawarkan sekian banyak sineas.
Tanpa bermaksud mengecilkan segala daya dan upaya orang-orang yang terlibat di dalamnya berikut jumlah uang yang harus digelontorkan untuk proses produksinya, film jenis ini seolah-olah seperti zona 'main aman' untuk para sutradara yang ingin menggarap sebuah film medioker namun tetap bisa dinikmati penonton.
Kurang lebih, ini yang terjadi pada Shadow Force, film action anyar dari tangan sutradara Joe Carnahan. Film ini dibintangi oleh Kerry Washington, Omar Sy, Mark Strong, dan yang lainnya.
Shadow Force bercerita tentang pasutri bernama Kyrah Owens (Kerry Washington) dan Isaac Sarr (Omar Sy) yang merupakan mantan anggota pasukan khusus bernama Shadow Force. Keduanya terpaksa hidup dalam pelarian lantaran melanggar aturan penting dalam kelompok tersebut: tidak boleh jatuh cinta.
Untuk menyiasati kehidupan yang lebih baik untuk putra mereka yang bernama Ky Owens (Jahleel Kamara), Kyrah dan Isaac pun memutuskan hidup terpisah. Isaac mengemban tugas membesarkan Ky layaknya anak-anak normal, sementara Kyrah melindungi mereka dari kejauhan dengan membunuh orang-orang yang berusaha melacak keberadaan mereka.
Strategi ini berjalan lancar, hingga akhirnya tanpa sengaja Isaac terekam kamera CCTV sedang menghajar habis-habisan sekelompok perampok bank yang ingin melukai Ky.
Viralnya video Isaan membuat mantan bosnya, Jack Cinder (Mark Strong) berhasil melacak keberadaan Isaac dan Ky. Sementara itu, Kyrah pun harus bekerja ekstra melindungi suami dan anaknya yang kini diburu pasukan Shadow Force.
Berdurasi selama 104 menit, Shadow Force sama sekali tidak menyuguhkan hal yang fresh. Semua adegan action, arah cerita, bahkan hingga twist-nya relatif bisa ditebak dengan mudah.
Hal ini membuat Shadow Force tidak lebih dari sebuah film yang biasa-biasa saja. Sulit untuk dikategorikan sebagai film bagus, tapi dibilang jelek juga tidak bisa karena masih bisa cukup menghibur meski tidak signifikan.
Chemistry dan kualitas akting hampir seluruh lakon di dalamnya pun boleh dibilang sangat mudah untuk dilupakan. Hal ini kian menambah poin negatif Shadow Force yang sudah cukup membosankan secara plot.
Satu-satunya yang layak mendapat apresiasi adalah penampilan Jahleel Kamara yang sanggup mengundang tawa karena celetukan dan ekspresinya yang lucu.
Secara keseluruhan, Shadow Force mungkin hanya bisa dinikmati untuk Anda yang sangat menggandrungi genre action tanpa memedulikan kualitas cerita dan dialog berbobot di dalamnya.
Film ini akan mulai tayang pada 7 Mei 2025 mendatang.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
