
Detective Conan: One-eyed Flashback. (Official Website)
JawaPos.com – Detective Conan: One-eyed Flashback, film ke-28 dari franchise anime legendaris Detective Conan, siap tayang pada 18 April 2025 di Jepang.
Film ini akan diputar di 522 bioskop, menjadikannya sebagai rilisan Conan terbesar dalam sejarah.
Selain itu, film ini juga akan hadir dalam format IMAX, 4DX, MX4D, dan Dolby Cinema, memberikan pengalaman sinematik yang lebih mendalam bagi para penggemar.
Sebelumnya, film ke-27, Detective Conan: The Million-dollar Pentagram, ditayangkan di 515 bioskop, menjadikannya film Conan dengan distribusi terluas saat itu.
Namun, tahun ini, One-eyed Flashback mengalahkan rekor tersebut dengan 522 bioskop di seluruh Jepang.
Tak hanya itu, film ini juga akan diputar di 55 bioskop IMAX, 62 bioskop 4DX, 12 bioskop MX4D, dan 9 bioskop Dolby Cinema di Jepang.
Bersamaan dengan pengumuman ini, trailer baru dan visual utama film telah dirilis, memperlihatkan Kogoro Mori dalam peran yang lebih besar dari sebelumnya!
Trailer terbaru menampilkan Kogoro Mori dalam keadaan yang tidak biasa. Jika selama ini ia dikenal sebagai "Sleeping Kogoro", kali ini ia muncul sebagai "Non-Sleeping Kogoro", menunjukkan versi dirinya yang lebih aktif dan serius dalam menyelesaikan kasus.
Dalam trailer tersebut, Kogoro terlihat tidur di tengah badai salju, sebelum tiba-tiba membuka matanya dan melepaskan dasinya, menandakan dirinya siap bertindak.
Hiroaki Hirata, yang memerankan karakter Wani, diperkenalkan sebagai mantan rekan Kogoro yang memegang kunci dari misteri utama dalam film ini.
Takeshi Kusao juga diperkenalkan sebagai pengisi suara baru untuk karakter Toru Amuro/Rei Furuya, menggantikan Toru Furuya.
Tagline film ini berbunyi: "A sleeping memory awakens" (Kenangan yang tertidur akhirnya terbangun), semakin menambah rasa penasaran terhadap misteri yang akan diungkap.
Film ini berlatar di Pegunungan Yatsugatake, Prefektur Nagano, di mana seorang petugas kepolisian, Kansuke Yamato, terluka akibat tembakan di mata kirinya saat mengejar seseorang misterius di tengah badai salju. Insiden itu memicu longsor besar yang hampir merenggut nyawanya.
Sepuluh bulan kemudian, Kansuke yang berhasil selamat mendapatkan laporan bahwa seorang peneliti di Observatorium Nobeyama diserang oleh pelaku tak dikenal.
Saat menyelidiki kasus ini, parabola raksasa di observatorium tiba-tiba bergerak, dan mata kiri Kansuke mulai terasa nyeri tajam—seolah ada sesuatu yang menghubungkan kedua kejadian ini.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
