
Alena Wu. (DOKUMENTASI ALENA WU)
Nama Alena Wu bisa dibilang jadi salah satu yang masuk jajaran top of mind ketika menyebut penyanyi Mandarin Indonesia. Membangun karier lewat musik pop, pemilik nama asli Caroline Gunawan itu cukup konsisten dan menyeriusi lagu pop Mandarin atau Mandopop. Job mengalir dari dalam dan luar negeri.
Alena mulai membawakan lagu-lagu Mandarin dua dekade lalu ketika dirinya menjadi pembawa acara program televisi Oriental Nite bersama Ronnie Sianturi. Alena mendapat pujian karena kualitas hingga karakter suaranya yang sangat khas saat menyanyikan lagu Mandarin. Dia lantas berniat menyeriusinya.
Awalnya, Alena sempat meragukan pilihan membawakan lagu Mandarin. Dia mengaku lebih suka mendengar dan menyanyikan lagu bahasa Inggris. ”Pas tahun 2008, aku baru benar-benar yakin. Nah, 2016 baru aku pakai nama Wu, margaku,” papar Alena saat dihubungi Jawa Pos pekan lalu.
Saat awal-awal menekuni lagu-lagu Mandarin, Alena mengaku tidak menguasai bahasanya meski dirinya berdarah Tionghoa. Pemenang Asia Bagus 2000 itu sampai mengambil kursus bahasa Mandarin agar bisa lebih memahami lagu dan berinteraksi dengan penonton.
Momen perayaan Imlek menjadi waktu untuk Alena bekerja keras. Sebab, tawaran menyanyi nyaris memadati waktunya selama sebulan. ”Tapi, nggak yang main setiap hari juga. Masih tetap ada jeda-jedanya,” ujar Alena.
Biasanya, Alena manggung di acara keluarga atau perusahaan. Tamu-tamunya pun sering kali berasal dari Singapura hingga Hongkong. Karier bermusik Mandarin Alena sudah mencakup pasar mancanegara. Dia pernah diundang untuk mengisi sebuah acara di Tiongkok. ’’Paling jauh pernah ke Makau,” ujar perempuan 43 tahun itu.
Alena berhasil mendobrak anggapan lawas yang melekat pada diri penyanyi lagu Mandarin. Bahwa lagu-lagu berbahasa Mandarin hanya digemari kalangan lansia atau yang berusia matang. Lavender salah satu bukti nyata yang dilakukannya. Lagu Mandarin yang dirilis Alena 17 tahun lalu itu berhasil booming pada zamannya.
”Itu udah beda dari yang kebanyakan disukai sama orang-orang tua, warnanya udah muda. Sekarang pun makin banyak anak muda yang suka,” papar Alena.
Dia menyebut, sang suami Popo Fauza menjadi orang di balik kesuksesan lagu Lavender kala itu. Bahkan, sampai sekarang Popo masih setia mendukung karier musik Alena dengan menciptakan lagu-lagu Mandarin lainnya. ”Kadang bikin bareng, aku menulis liriknya,” ujar penyanyi 43 tahun itu. (shf/c6/len)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
