
Poster film Pabrik Gula ramai menuai hujatan netizen karena menampilkan adegan dewasa. (X @tanyakanrl)
JawaPos.com – Poster film terbaru garapan rumah produksi MD Pictures, Pabrik Gula mendadak ramai di media sosial. Bukannya dipuji, poster film tersebut malah menuai hujatan dan komentar negatif dari netizen karena menampilkan adegan dewasa dengan cukup jelas.
Film Pabrik Gula digarap oleh sutradara Awi Suryadi. Ceritanya diadaptasi dari thread horor populer karya Simpleman tentang kisah horor penuh misteri yangnterjadi di sebuah pabrik gula tua.
Netizen pun menganggap poster yang vulgar dan menampilkan adegan dewasa itu sebagai bagian trik marketing. Supaya orang-orang jadi penasaran sehingga menonton filmnya pada saat tayang di bioskop.
"Kayaknya poster film Pabrik Gula sengaja dibikin begitu deh. Secara, kan ada beberapa warga Indonesia lebih suka nonton hal yang begituan. Tapi ya jangan begitu juga (posternya)," komentar salah satu netizen.
"Film nggak jelas. Lagian kalau mau begituan kenapa di pabrik gula. Memang gak ada duit apa buat nyewa hotel atau penginapan gitu?" cibir netizen lainnya.
Ada juga netizen yang berkomentar cukup keras karena rumah produksi membuat sensasi dengan menampilkan adegan dewasa dalam poster filmnya. "Sampah! judul yang tepat harusnya 'euean di pabrik gula'. SAT!," komentar salah satu warganet.
"Ini pabrik gula apa pabrik sugar daddy anying kok posternya begini," timpal yang lainnya.
"Kok bisa ya poster film kayak Pabrik Gula itu lulus sensor, istigfar banget gimana kalau anak-anak di bawah umur lihat posternya?!!!."
"Judul pabrik gula, tapi posternya orang lagi nge**. Gimana sih."
Film Pabrik Gula mengangkat cerita tentang para pekerja di sebuah pabrik tua penggilingan tebu. Pekerjaan mereka awalnya berjalan lancar tanpa ada masalah apa pun. Semuanya berubah ketika Endah mengalami kejadian aneh pada malam hari.
Endah melihat sosok misterius yang membuntutinya. Sejak saat itu, para buruh mulai menghadapi sejumlah teror tragis seperti mengalami kecelakaan kerja hingga adanya kematian mengenaskan.
Teror itu ternyata berdasar dari sosok demit yang marah, menghadapkan para pekerja berada dalam ancaman bahaya.
