Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 Oktober 2024 | 03.53 WIB

CEO HYBE Merilis Pernyataan Resmi Mengenai Dokumen Internal yang Berisi Kumpulan Komentar Jahat Tentang Artis K-Pop

Lee Jae Sang meminta maaf kepada semua artis yang ada di - Image

Lee Jae Sang meminta maaf kepada semua artis yang ada di

JawaPos.com - CEO HYBE, Lee Jae Sang akhirnya telah merilis pernyataan resmi, untuk menanggapi kontroversi yang terjadi tentang perusahaan yang dipimpinnya baru-baru ini.

Sebelumnya, selama audit Komite Budaya, Olahraga, dan Pariwisata Majelis Nasional pada tanggal 24 Oktober 2024, terungkap bahwa HYBE memiliki 'laporan industri musik' mingguan yang beredar di antara para eksekutif perusahaan.

Dengan total sekitar 18.000 halaman, dokumen tersebut berisi komentar tentang jahat tentang artis K-pop dari SM Entertainment, JYP Entertainment, YG Entertainment, dan berbagai agensi lainnya.

Dimana dokumen berisi komentar yang mengomentari penampilan, kemampuan idol dengan kejam, membagikan rumor yang belum diverifikasi, mendiskusikan rencana untuk melakukan taktik pemasaran viral terhadap mereka, dan masih banyak lagi.

Ada sekitar 20 halaman dari laporan tersebut telah bocor secara online, yang mengakibatkan reaksi keras dari publik.

Seungkwan Seventeen juga ikut turun tangan dengan berkomentar di Instagram pribadinya @pledis_boos, pada tanggal 29 Oktober untuk berbicara tentang masalah ini.

Berikut isi pernyataan CEO HYBE, Lee Jang Sang mengenai kontroversi yang tengah terjadi, sebagaimana yang diberitakan Soompi.

"Sebagai CEO HYBE, saya menyampaikan permohonan maaf yang tulus mengenai dokumen pemantauan HYBE.

Mengenai dokumen pemantauan yang disorot selama audit Komite Budaya, Olahraga, dan Pariwisata Majelis Nasional pada tanggal 24 Oktober, saya sangat meminta maaf kepada para artis, pemangku kepentingan industri, dan penggemar.

Dokumen ini dibuat sebagai bagian dari proses, untuk mengumpulkan berbagai reaksi dan opini publik tentang tren dan masalah industri secara retrospektif.

Meskipun dokumen ini, dimaksudkan untuk dibagikan hanya kepada sejumlah pemimpin untuk memahami sentimen pasar dan penggemar, isinya sangat tidak pantas.

Dokumen tersebut berisi, ungkapan provokatif dan eksplisit yang ditujukan kepada artis K-pop, termasuk pendapat dan evaluasi pribadi penulis, dan disimpan dalam bentuk tertulis.

Sebagai perwakilan perusahaan, saya mengakui semua kesalahan dan bertanggung jawab penuh.

Saya sangat menyesal dan tertekan, dengan kecurigaan tak berdasar atas pemasaran viral terbalik yang tidak benar sama sekali, yang menyebabkan kesalahpahaman dan merugikan artis serta individu yang tidak bersalah.

Saya secara resmi dan dengan hormat meminta maaf, kepada artis eksternal yang disebutkan dalam dokumen tersebut yang telah mengalami masalah hingga kerugian.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore