
Gitaris Jane’s Addiction Dave Navarro dan vokalisnya, Perry Farrell tampil bareng di atas panggung. (Rolling Stone)
JawaPos.com – Sejumlah personel band memilih untuk tidak menahan diri di atas panggung dan menyerang personel lain dengan berbagai macam alasan. Insiden seperti ini bahkan terjadi di band paling populer sekalipun.
Oasis mungkin menjadi band yang paling terkenal akibat perselisihan antarpersonelnya, terutama Gallagher bersaudara. Bahkan, personel band asal Manchester itu belum sekalipun pernah adu jotos di atas panggung. Pertengkaran antara Noel dan Liam yang mengakhiri perjalan Oasis terjadi di belakang layar.
Namun, tidak dengan band-band di bawah ini. Para personelnya sepertinya bisa menahan diri untuk tidak melakukan tindak kekerasan kepada personel lain.
Bogem mentah, tendangan, dan perkelahian pun terjadi di atas panggung. Penonton hanya bisa menyaksikannya. Perseteruan itu sering kali berakhir dengan hengkangnya salah satu personel yang terlibat.
Sebuah band bisa bertahan karena personelnya memilih untuk profesional dan menyingkirkan perbedaan demi penggemar. Tapi, ada juga yang sulit menahan emosi sehingga perkelahian pun tak terhindarkan lagi.
Sejumlah band pernah mengalami tragedi itu dan membuat penonton bertanya-tanya seperti apa hubungan mereka. Siapa saja band yang personelnya berkelahi di atas panggung? Dikutip dari WatchMojo dan Rolling Stones, berikut ulasannya!
1. The Beatles
The Beatles punya basis bernama Stuart Sutcliffe ketika memulai band itu di Hamburg, Jerman. Belum-belum, Stuart bertunangan dengan Astrid Kirchherr meski tidak satu frekuensi. Ini menyebabkan teman-teman seband Stuart, terutama Paul McCartney, suka menggodanya. Suatu kali, Paul menyindir hubungan itu di atas panggung dan terjadilah adu jotos. Stuart lantas memutuskan hengkang dari The Beatles dan Paul menggantikan posisinya.
2. Marilyn Manson
Rasanya bukan sebuah kejutan kalau ada perkelahian meletus di konser Marilyn Manson. Tapi, yang terjadi di Rock Am Ring pada 2003 mengejutkan banyak orang. Kala itu, Marilyn berjalan di atas panggung dan secara sengaja menendang kepala John 5. Gitaris itu membuang alat musiknya. Untungnya, insiden itu tidak berkelanjutan. Hanya, setelah itu John 5 hengkang dari band tersebut.
3. Eagles
Personel Eagles terlibat konflik pribadi ketika rekaman The Long Run. Konflik itu berkelanjutan sampai di atas panggung dengan Don Felder dan Glenn Frey saling ancam dan ejekan selama tampil di depan penonton. Begitu konser usai, Glenn membanting gitarnya dan meninggalkan tempat itu. Yang lain pun mengikutinya. Band itu lalu mengalami pasang surut, bertemu dan berpisah lagi.
4. Poison
Hubungan tidak harmonis di antara Bret Michaels dan C.C. DeVille di tubuh Poison sering kali berujung pada perkelahian. Tapi, Bret tidak hanya berseteru dengan DeVille. Pada 2006, dia berkelahi dengan basisnya, Bobby Dall, ketika band itu mempersiapkan encore di konser mereka di Atlanta. Awalnya, mereka adu mulut dan saling dorong sebelum Bobby mengayunkan basnya. Bobby lalu mengaku tidak ingat apa yang menyebabkan perkelahian itu.
5. The Who

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
