Sal Priadi
JawaPos.com - Lagu Gala Bunga Matahari yang dinyanyikan musisi Sal Priadi viral di media sosial beberapa waktu belakangan. Lagu ini menjadi perhatian banyak orang di TikTok dan sejumlah pengguna media sosial berusaha membawakan lagu tersebut dalam versi mereka sendiri.
Lagu Gala Bunga Matahari merupakan lagu terbaru Sal Priadi yang dirilis setelah 'Dari Planet Lain'. Lagu ini ada di dalam album berjudul Markers and Such Pens Flashdisks.
Sal Priadi yang memiliki nama lengkap Salmantyo Ashrizky Priadi menyatakan bahwa lagu Gala Bunga Matahari memiliki makna yang cukup dalam tentang perasaan kehilangan sekaligus kerindungan pada sosok kekasih yang tidak mungkin lagi diharapkan kehadirannya karena sudah meninggal.
"Kutulis lagu ini untuk sama sama belajar mengeja duka. Duka selalu melahirkan perasaan yang khusus, perasaan sedih yang teramat juga dibersamai dengan kepercayaan bahwa mereka yang pergi," tulis Sal Priadi di akun media sosialnya.
"Duka selalu melahirkan perasaan yang khusus, perasaan sedih yang teramat juga dibersamai dengan percayaan bahwa mereka yang pergi berharap kita melanjutkan hidup ini dengan sebaik-baiknya," ujarnya.
Lagu Gala Bunga Matahari dalam lirik lagunya menaruh harapan untuk dapat bertemu dengan sosok dicinta yang telah tiada walaupun hanya dalam mimpi. Selain itu, juga ada semacam penggambaran suasana surga di lagu terbaru Sal Priadi ini.
Baca Juga: Promotor Menyebut Beli Tiket Konser Bruno Mars Lewat Calo atau Pihak Ketiga Tidak Sah
Lagu Gala Bunga Matahari dibalut dengan aransemen musik minimalis dan terlihat lebih menonjolkan lirik dari lagunya.
Lagu yang dinyanyikan oleh pria kelahiran 30 April 1992 diciptakan sendiri oleh dirinya dengan lirik yang cukup puitis.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
