Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 20 Mei 2024 | 19.07 WIB

Tak Sekadar Siapkan Artis, Promotor Antara Suara Terapkan Prinsip Aman sejak Beli Tiket sampai Pulang

KERJA TIM: Divisi kebersihan memastikan area konser nyaman untuk para penonton Rock In Solo. - Image

KERJA TIM: Divisi kebersihan memastikan area konser nyaman untuk para penonton Rock In Solo.

BARU berjalan dua tahun, promotor musik Antara Suara sukses menggandeng nama-nama besar tanah air. Seperti Hindia, Sheila on 7, RAN, dan Dewa. CEO Antara Suara Andri Verraning Ayu mengungkapkan bahwa sejak awal pihaknya menempatkan diri sebagai promotor. Bukan sebatas vendor atau event organizer.

”Kami fokus ke musisi Indonesia. Visi-misi kami adalah ’membesarkan’ mereka lewat konser secara utuh. Sebenarnya banyak lho musisi kita yang belum pede untuk tampil solo karena sering tampil di acara orang atau festival,” ungkap Ayu saat diwawancarai Jawa Pos pada Jumat (17/5).

Visi dan misi itu membuat Antara Suara tidak hanya mempersiapkan sang artis. Keamanan juga menjadi prioritas. Sebab, itu menjadi faktor utama keberhasilan pentas musik. ”Faktor ini disiapkan bukan cuma ketika mau mengerjakan (konser), tapi dari awal. Kalau dirunut, saat tahu siapa musisi yang akan dibawa, venue dan estimasi penontonnya berapa, sudah tergambar crowd-nya seperti apa. Dari situ ketahuan pengamanan seperti apa yang harus disiapkan,” urainya.

Pengamanan konser, lanjut Ayu, tidak sesimpel mengantongi izin semata. Izin harus diikuti dengan persiapan dan langkah antisipasi yang matang. ”Itulah kenapa ada dos and don’ts. Kenapa barang A enggak boleh masuk, itu pasti karena ada risiko bahaya saat dibawa ke venue. Kami memikirkan worst case scenario,” ujarnya.

Antara Suara pun amat teliti merancang pengamanan. Meski mayoritas musisi yang dibawa mengusung genre pop dan kenyang pengalaman manggung. Ayu memaparkan, tiap band atau musisi pasti punya riders terkait keamanan. ”Kami memastikan, standar terpenuhi dan sesuai dengan keadaan di lapangan. Ibaratnya, kalau artis punya poin A sampai E, kami udah A sampai Z,” kelakarnya.

Yang tak kalah penting dari crowd control dan pengamanan di lokasi adalah pengamanan saat ticketing. Ayu menegaskan, keamanan selama transaksi jual beli tiket resmi sudah seharusnya menjadi concern promotor.

Antara Suara sendiri memberlakukan regulasi ketat. Seluruh detail penjualan tiket hingga alur masuk venue disampaikan di satu pintu. ”Kami juga memberlakukan satu data untuk satu tiket. Jadi, yang masuk (ke lokasi konser, Red) benar-benar sesuai data,” terangnya. Langkah itu diharapkan bisa menekan calo. ”Kelebihannya, karena data dikelola sendiri, kita bisa track calo atau reseller lewat sistem,” imbuh Ayu.

Menciptakan sistem pengamanan dalam konser diakui Ayu bukan hal mudah. Tidak ada formula yang sama dalam pengamanan. ”Kami ingin show yang bagus. Audiens datang dan pulang dari konser dengan aman, nyaman, dan happy,” lanjutnya. (fam/c9/hep)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore