
KERJA TIM: Divisi kebersihan memastikan area konser nyaman untuk para penonton Rock In Solo.
BARU berjalan dua tahun, promotor musik Antara Suara sukses menggandeng nama-nama besar tanah air. Seperti Hindia, Sheila on 7, RAN, dan Dewa. CEO Antara Suara Andri Verraning Ayu mengungkapkan bahwa sejak awal pihaknya menempatkan diri sebagai promotor. Bukan sebatas vendor atau event organizer.
”Kami fokus ke musisi Indonesia. Visi-misi kami adalah ’membesarkan’ mereka lewat konser secara utuh. Sebenarnya banyak lho musisi kita yang belum pede untuk tampil solo karena sering tampil di acara orang atau festival,” ungkap Ayu saat diwawancarai Jawa Pos pada Jumat (17/5).
Visi dan misi itu membuat Antara Suara tidak hanya mempersiapkan sang artis. Keamanan juga menjadi prioritas. Sebab, itu menjadi faktor utama keberhasilan pentas musik. ”Faktor ini disiapkan bukan cuma ketika mau mengerjakan (konser), tapi dari awal. Kalau dirunut, saat tahu siapa musisi yang akan dibawa, venue dan estimasi penontonnya berapa, sudah tergambar crowd-nya seperti apa. Dari situ ketahuan pengamanan seperti apa yang harus disiapkan,” urainya.
Pengamanan konser, lanjut Ayu, tidak sesimpel mengantongi izin semata. Izin harus diikuti dengan persiapan dan langkah antisipasi yang matang. ”Itulah kenapa ada dos and don’ts. Kenapa barang A enggak boleh masuk, itu pasti karena ada risiko bahaya saat dibawa ke venue. Kami memikirkan worst case scenario,” ujarnya.
Antara Suara pun amat teliti merancang pengamanan. Meski mayoritas musisi yang dibawa mengusung genre pop dan kenyang pengalaman manggung. Ayu memaparkan, tiap band atau musisi pasti punya riders terkait keamanan. ”Kami memastikan, standar terpenuhi dan sesuai dengan keadaan di lapangan. Ibaratnya, kalau artis punya poin A sampai E, kami udah A sampai Z,” kelakarnya.
Yang tak kalah penting dari crowd control dan pengamanan di lokasi adalah pengamanan saat ticketing. Ayu menegaskan, keamanan selama transaksi jual beli tiket resmi sudah seharusnya menjadi concern promotor.
Antara Suara sendiri memberlakukan regulasi ketat. Seluruh detail penjualan tiket hingga alur masuk venue disampaikan di satu pintu. ”Kami juga memberlakukan satu data untuk satu tiket. Jadi, yang masuk (ke lokasi konser, Red) benar-benar sesuai data,” terangnya. Langkah itu diharapkan bisa menekan calo. ”Kelebihannya, karena data dikelola sendiri, kita bisa track calo atau reseller lewat sistem,” imbuh Ayu.
Menciptakan sistem pengamanan dalam konser diakui Ayu bukan hal mudah. Tidak ada formula yang sama dalam pengamanan. ”Kami ingin show yang bagus. Audiens datang dan pulang dari konser dengan aman, nyaman, dan happy,” lanjutnya. (fam/c9/hep)

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
