
Aura Kasih dan Morgan Oey saat menceritakan mengenai film Arini di kantor Jawa Pos, Jakarta.
JawaPos.com - Setelah sukses dengan film Dilan 1990, Max Pictures kini me-remake film lawas yang juga diadaptasi dari sebuah novel karangan Mira W, Masih Ada Kereta yang Akan Lewat. Dibuat beda dari film pendahulunya, film kali ini mengambil lokasi syuting di Jerman dan Indonesia.
Masih menceritakan cinta pasangan beda usia, film Arini dibintangi oleh Morgan Oey dan Aura Kasih. Keduanya menggantikan peran Rano Karno dan Widyawati yang tahun 1988 sukses membawa film ini meraih box office.
"Film Arini dulu meraih kesuksesan, saya percaya Ismail Basbeth bisa merealisasikan film ini lebih baik, antara novel dan eksekusinya menarik sekali. Hasilnya sangat memuaskan tadi," ungkap produser, Ody Mulya usai gala premiere di XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (31/3) malam.
Sementara itu, sang sutradara Ismail Basbeth berharap agar penonton tidak membandingkan film Arini versi lama dengan yang dibuatnya. Sebaliknya, dia berharap rasa yang ingin disampaikan dari film ini bisa diterima oleh setiap yang menyaksikannya.
"Saya nggak bisa ngerasa apa-apa (setelah nonton). Kami coba menawarkan apa yang ada di zaman kami, beda dengan film masa dulu. Sebenernya, kalau rasa yang disampaikan harapannya sama. Saya mohon yang melihat jangan membanding-bandingkan dengan film lama. Supaya kita nggak merasa sedang kompetisi," sambung Ismail.
Film yang menceritakan tentang seorang lelaki muda bernama Nick (Morgan Oey) yang mengejar cinta perempuan dewasa (Aura Kasih) itu memang sempat sukses pada masanya, sehingga penulis novel Mira W sempat menyangsikan kesuksesannya dapat terulang.
"Filmnya bagus sekali, sangat memuaskan. Saya diawal pas dikabari akan difilmkan sempat deg-degan karena dibuat dua kali filmnya, dan yang dulu sukses sekali kan. Saya takut filmnya nggak sukses seperti dulu," ungkap Mira W.
Namun, setelah menonton filmnya, dia berubah pikiran. Menurutnya, film kedua ini tak kalah bagusnya dengan yang pertama.
"Tapi setelah selesai tadi saya langsung bilang ke Pak Ismail dan Pak Ody bahwa keraguan saya sama sekali tidak beralasan. Karena setelah nonton saya salut, film ini bagus," sambungnya.
Hal senada juga disampaikan aktor Gading Marten yang kebetulan juga hadir saat gala premiere. Menurutnya, film Arini besutan Ismail Basbeth mampu membuatnya baper (terbawa perasaan).
"Bagus banget, saya suka Arininya. Filmnya bikin baper, siap-siap penonton dibikin baper ya, fans-fansnya Morgan awas baper," Gading mengingatkan.
Siap dibuat baper? Film bergenre drama romansa dewasa itu rencananya akan tayang di seluruh bioskop tanah air mulai 5 April 2018.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
