
Photo
JawaPos.com - Sebuah film thriller dengan konsep yang menarik bisa terlihat biasa-biasa saja, atau bahkan gagal akibat kualitas akting para pemainnya yang kurang mendukung. Hal ini yang terjadi pada film Till Death yang dibintangi oleh aktris Megan Fox.
Membintangi Transformers pada 2007 silam yang membuat namanya meroket, harus diakui bahwa Fox bukanlah seorang aktris watak jempolan. Hal tersebut terlihat semakin jelas dalam film Till Death garapan sutradara Scott Dale yang sudah tayang lebih dulu di Amerika Serikat pada Juli 2021 lalu.
Till Death bercerita tentang sepasang suami istri Emma Webster (Fox) dan Mark Webster (Eoin Macken) yang sudah terpenjara dalam hubungan toxic. Mark adalah seorang suami yang control freak, dingin, dan tidak apresiatif, di mana hal ini memicu Emma untuk berselingkuh dengan rekan Mark di kantor hukum tempat ia bekerja, Tom (Aml Ameen).
Untuk memperbaiki hubungan yang rusak tersebut, Mark lalu mengajak Emma untuk menginap di sebuah lake house pribadi yang kerap mereka kunjungi kala hubungan keduanya masih hangat dan romantis. Di dalam lake house yang sudah didekorasi sedemikian rupa, Mark lalu meminta maaf kepada Emma atas segala perbuatannya di masa lalu.
Keduanya pun melewati malam yang dingin dengan bercinta.
Namun, mimpi buruk dimulai keesokan harinya. Terbangun dari tidur, Emma mendapati tangan kanannya sudah terborgol dengan tangan kiri Mark. Tak sampai di situ, Mark secara tiba-tiba kemudian menembak kepalanya sendiri hingga tewas.
Kejadian ini membuat Emma, yang berlumuran darah sang suami, panik bukan kepalang. Kejadian pun semakin runyam ketika lake house tersebut disantroni oleh dua orang penjahat, di mana salah satunya menyimpan dendam terhadap Emma.
Emma pun harus berjuang melarikan diri dari lake house tersebut dalam keadaan tangan terborgol dengan tangan suaminya yang mati.
Dari segi plot dan konsep, Till Death sebetulnya adalah film thriller horor yang menarik.
Bagaimana cara Emma meloloskan diri dari para penjahat yang mengincar nyawanya dalam keadaan harus menyeret suaminya ke sana ke mari juga sukses membuat adrenalin terpacu.
Motif Mark membunuh dirinya sendiri dan serangkaian kejadian yang terjadi berikutnya juga tidak tertebak dan twist yang dihadirkan juga tidak pasaran. Beberapa sub plot ringan yang ada juga mendukung terbangunnya jalan cerita tanpa membuat penonton kebingungan.
Namun, seperti yang sudah disebutkan di atas, Till Death gagal memberikan sensasi mencekam maksimal akibat akting Fox dan aktor-aktor lainnya yang kelewat biasa saja.
Dari sudut pandang pribadi, sebagai aktris, Fox gagal membawa penonton ikut merasakan kefrustrasiannya di tengah keadaan yang sangat memusingkan. Dua penjahat yang diperankan oleh Callan Mulvey dan Jack Roth juga tidak membantu banyak dalam membangun ketegangan film ini.
Secara keseluruhan, Till Death tetaplah sebuah film yang layak ditonton, khususnya bagi Anda yang menyukai adegan-adegan sadis. Film ini mungkin akan sangat menarik bagi Anda yang tidak terlalu memedulikan kualitas akting, karena jika kualitas akting adalah elemen penting bagi Anda, maka Till Death tidak lebih dari sebuah thriller medioker.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
