
Photo
JawaPos.com - Karakter Budiman kembali dipercayakan kepada aktor Egi Fedly dalam film Pengabdi Setan 2: Communion. Karakter ini sudah ada sejak film pertama rilisan tahun 2017 silam.
Sosok Budiman digambarkan sebagai seorang jurnalis yang memiliki kesukaan pada hal-hal berbau mistis. Dalam film sekuel, dia pun diceritakan sebagai penyelamat bagi Rini dan adik-adiknya.
"Kalau yang kedua karena sambungan dari yang pertama otomatis tinggal meneruskan. Kesulitan selalu ada tapi dimudahkan. Kita tidak mencari sendiri Budiman begini, dia punya pengalaman masa lalu entah apa yang dia rasakan. Dan dia kemudian tertarik ke hal-hal mistis," kata Egi Fedly di bilangan Epicentrum Rasuna Said Jakarta Selatan, Selasa (2/8).
Aktor berusia 65 tahun mengaku dimudahkan untuk masuk ke dalam karakter dalam film Pengabdi Setan 2. Itu karena Joko Anwar sudah memberikan gambaran detail untuk karakter-karakter di film, termasuk karakter Budiman yang diperankan Egi Fedly.
Dia juga menjelaskan soal kemampuan Budiman dalam menghalau pocong-pocong yang tidak terjelaskan dengan baik dalam film Pengabdi Setan 2. Egi Fedly mengatakan, kemampuan itu didapatkan dari hasil proses pencarian Budiman pada hal-hal berbau mistis.
"Memberikan gambaran ke penonton bahwa Pak Budiman tidak berhenti, dia terus mencari. Dia ketemu dengan orang-orang pintar, dari temuan-temuan Budiman, kemudian disatukan," jelasnya
Menurut Egi Fedly, film Pengabdi Setan 2 sangat menarik karena hal-hal berbau mistis masih disukai oleh banyak orang di Indonesia. Dia mengakui, cerita dalam film arahan sutradara Joko Anwar memberikan penggambaran dengan cukup baik tentang dunia mistis.
Khususnya tentang persekutuan dengan setan yang justru merugikan diri sendiri dan keluarga. "Ini langkah yang berani dari Joko Anwar dan diharapkan ini bisa menjadi standar film horor di Indonesia dan sepertinya itu akan terbukti. Yang lain pasti ke arah situ. Kalau itu terjadi perfilman kita akan terangkat," katanya.
Film Pengabdi Setan 2: Communion berkisah tentang Rini dan adik- adiknya yang berhasil menyelamatkan diri dari kejadian mengerikan yang membuat mereka kehilangan ibu. Rini, adik-adik, dan Bapak kini tinggal di rumah susun.
Mereka percaya tinggal di rumah susun aman karena ada banyak orang jika tiba-tiba terjadi sesuatu. Pada sebuah malam penuh teror, Rini dan keluarga harus kembali menyelamatkan diri saat mengetahui fakta mengejutkan yang tidak pernah mereka duga sebelumnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
