Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 Januari 2024 | 15.40 WIB

7 Film tentang Pria Putus Asa yang Jadi Favorit Christopher Nolan, Apa Saja? Ketahuilah di Sini

Foto Profil Christopher Nolan (Getty Images/Mike Marsland) - Image

Foto Profil Christopher Nolan (Getty Images/Mike Marsland)

JawaPos.com – Christopher Nolan adalah salah satu sutradara paling terkenal di dunia sinema modern.

Ia terkenal dengan film-filmnya yang menampilkan karakter pria yang menghadapi berbagai tantangan fisik dan emosional.

Melansir dari Far Out Magazine, Rabu (17/1), film tentang pria putus asa menjadi tema film kesukaannya.

Dalam The Dark Knight (2008), Batman harus menghadapi keterbatasannya sebagai penyelamat Gotham City.

Sementara di film Oppenheimer (2023), Nolan mengisahkan perjuangan fisikawan teoretis yang bertanggung jawab atas pembuatan bom atom.

Di film lain, seperti Inception (2010), Interstellar (2014), dan The Prestige (2006), Nolan juga mengeksplorasi tema-tema seperti bertahan hidup, mimpi, dan persaingan.

Namun, ketertarikan Nolan terhadap karakter pria yang putus asa tidak hanya terbatas pada karya-karyanya sendiri.

Berikut adalah daftar 7 Film tentang pria putus asa kesukaan Christopher Nolan dikutip dari beberapa sumber.

1. The Hit (1984)

Dalam sebuah wawancara dengan Criterion, Nolan pernah menyebutkan sepuluh film favoritnya sepanjang masa dan menunjukkan film-film yang menampilkan dinamika antara berbagai jenis pria putus asa. Salah satunya adalah The Hit, film kriminal Inggris tahun 1984 yang disutradarai oleh Stephen Frears.

Film ini menceritakan tentang seorang mantan gangster yang menjadi informan dan diburu oleh sejumlah pembunuh bayaran. Nolan mengatakan, “Sedikit sekali film yang berani menggantungkan segalanya pada penggambaran sederhana tentang dinamika antara pria putus asa.”

2. 12 Angry Men (1957)

Film lain yang disukai Nolan adalah 12 Angry Men (1957), karya klasik Sidney Lumet yang dianggap sebagai salah satu drama pengadilan terbaik sepanjang masa.

Film ini mengisahkan tentang dua belas anggota juri yang berbeda-beda yang harus berdebat dan memutuskan nasib seorang pemuda yang dituduh membunuh.

Lumet menggunakan latar ruang juri yang sempit untuk meneliti prasangka dan kecenderungan masing-masing individu. Sifat manusia, keadilan, dan diskriminasi semuanya diteliti secara mendalam, dan juri menjadi representasi dari masyarakat secara luas.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore