Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Juli 2021 | 23.45 WIB

Tentang Milenial Muslim di Amerika, Serial Ramy Tayang di Indonesia

Serial Ramy yang menceritakan tentang kehidupan muslim di Amerika tayang di tanah air melalui platform streaming. Serial ini dibintangi sekaligus disutradarai Ramy Youssef./Istimewa - Image

Serial Ramy yang menceritakan tentang kehidupan muslim di Amerika tayang di tanah air melalui platform streaming. Serial ini dibintangi sekaligus disutradarai Ramy Youssef./Istimewa

JawaPos.com - Serial televisi ‘Ramy’ akhirnya dapat dinikmati publik tanah air tayang eksklusif di Lionsgate Play Indonesia. Serial dengan 20 episode ini tentu sangat menarik menguak fakta kehidupan milenial muslim di Negeri Paman Sam Amerika Serikat.

Sebelum tayang di tanah air, film ini sempat memenangkan penghargaan. Sang aktor utama yaitu Ramy Youssef yang juga sutradara di series ini berhasil memenangkan penghargaan Golden Globe untuk kategori Best Actor in a Television Series – Musical or Comedy pada 2019.

Ramy bercerita tentang sosok Ramy Hassan (Ramy Youssef), sulung dari pasangan imigran asal Mesir Maysa (Hiam Abbass) dan Farouk (Amr Waked). Seiring perkembangan usianya yang beranjak remaja, Ramy mulai mempertanyakan banyak hal tentang kehidupan yang ia jalani sebagai seorang Muslim di New Jersey, sebuah negara bagian yang terletak di wilayah Atlantik Tengah dan timur laut Amerika Serikat.

Kendati kehidupan sehari-hari Ramy dikelilingi orang-orang dari komunitas Mesir, ia tetap tidak dapat menghindari gaya hidup bebas ala Amerika. Hal ini yang kemudian menimbulkan pergolakan batin dalam diri Ramy saat beranjak dewasa. Setiap hari, Ramy dihadapkan dengan berbagai masalah yang menguji moral dan keimanannya.

Guntur Siboro selaku Country Head Lionsgate Play Indonesia mengungkapkan tidak ada kesulitan berarti saat pihaknya akan membawa serial ini ke tanah air. Kendati demikian, ada pertimbangan cukup panjang mengenai keputusan penayangan serial ini. Dia dan tim sempat khawatir Ramy bakal mengundang polemik.

“Ramy ini adalah produksi Lionsgate Play, tidak terlalu sulit karena memang produksi sendiri. Ketika kita pertimbangkan ini konten yang sangat menarik. Dalam bayangan Amerika, dalam tanda kutip agak bebas dan menganggap Islam teroris. Padahal Amerika memiliki jumlah penduduk muslim sekitar 10 juta,” ungkap Guntur dalam jumpa pers virtual Senin (19/7).

Dia menegaskan serial Ramy tidak hendak masuk ke ranah dogma atau nilai dan substansi keagamaan. Serial ini berusaha memotret kehidupan muslim yang minuritas di Amerika di tengah dihdapkan dengan kehidupan sosial mayoritas.

“Kalau dibawa ke persepsi dogma akan susah. Ini bukan dogma, tapi potretnya tentang kehidupan sosialnya. Ramy ini sulit mencari jati diri dan juga mencari jodoh,” katanya.

Selain Ramy Youssef, Hiam Abbass, Amr Waked, serial ini juga diperkuat oleh Mia Khalifa, mantan pemain film dewasa. “Di sini juga ada Mia khalifa, tapi jangan sampai kita dibilang mempromosikan kepornoan, tidak,” ujar Guntur sambil tertawa.

Serial Ramy memiliki dua season dan masing-masing memiliki 10 episode. Serial ini sudah tayang perdana di platform streaming di Amerika sejak 19 April 2019 silam.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore