Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 November 2023 | 20.23 WIB

Fakta Kebaya Janggan Hitam Khas Keraton Yogyakarta, Kebaya Dasiyah di Serial Netflix Gadis Kretek

Official Teaser Gadis Kretek/ Sumber (Youtube/Netflix) - Image

Official Teaser Gadis Kretek/ Sumber (Youtube/Netflix)

JawaPos.com - Kebaya Janggan hitam atau kebaya janggan menjadi bahan perhatian netizen akhir-akhir ini.

Pasalnya, kebaya ini menjadi busana yang dikenakan oleh Dian Sastrowardoyo sebagai karakter Dasiyah atau Jeng Yah pada serial Netflix Gadis Kretek yang saat ini sedang viral di sosial media.

Untuk yang penasaran soal busana Dasiyah ini, yuk simak fakta mengenai kebaya janggan hitam di bawah ini.

Kebaya Janggan hitam merupakan busana dengan model menyerupai surjan laki-laki tetapi kancing bajunya ada di leher ke bawah bagian kiri tubuh yang dilengkapi kancing hingga menutup leher.

Dilansir dari penelitian mengenai Kajian Etnolinguistik Busana Kebaya Janggan Hitam Khas Keraton Yogyakarta, Janggan Hitam atau Kebaya janggan merupakan busana abdi dalem perempuan (estri) Kraton Yogyakarta.

Khusus kebaya janggan yang dipakai estri, warna kain yang digunakan harus berwarna hitam. Untuk motif kebaya diperbolehkan polos ataupun bermotif kembang batu, namun tidak diperkenankan berbahan brokat.

Warna hitam merujuk pada warna yang diperbolehkan menurut aturan di lingkungan Keraton Yogyakarta.

Ketentuan warna tidak hanya berlaku pada kebaya janggan, namun semua abdi dalem Keraton Yogyakarta hanya boleh mengenakan busana yang warna dasarnya gelap atau warna hitam.

2. Makna Kebaya janggan Hitam

Kebaya janggan hitam memiliki makna yang cukup dalam. Kata janggan sendiri berasal dari kata jangga yang berarti leher.

Dikutip oleh JawaPos.com dari Kebaya Goes to UNESCO, kata jangga ini melukiskan ke-Ilahi-an, keindahan dan kesucian kaum perempuan keraton, dan perempuan Jawa pada umumnya.

Sementara warna hitam janggan menggambarkan karakter ketegasan, kesederhanaan, dan kedalaman, juga sifat keputrian yang suci dan bertakwa.

Warna hitam pada kebaya janggan ini juga dapat merepresentasikan sikap ketegasan. Hal itu menunjukkan bahwa putri Indonesia bisa menjadi putri yang memiliki ketegasan dan jiwa kepemimpinan yang sejajar dengan kaum pria.

3. Kisah Dibalik Kebaya Janggan

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore