Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 November 2023 | 16.40 WIB

Album Daur Ulang Taylor Swift "1989" Berhasil Puncaki Penjualan dan Lampaui Album Asli

Memuncaki tangga Bilboard pada album 1989 / sumber: nytimes.com - Image

Memuncaki tangga Bilboard pada album 1989 / sumber: nytimes.com

JawaPos.com – Sebilan tahun yang lalu Taylor Swift membuat dobrakan besar di tangga musik dengan meluncurkan album “1989”, yang membuat dirinya semakin moncer sebagai bintang pop.

Pasalnya, album 1989 milik Tylor Swift, diketahui mencapai 1.287.000 penjualan di Amerika Serikat.

Hal tersebut membuat album 1989 sebagai penjualan terbesar. Sajak saat itu Tylor Swift telah mencetak delapan album dengan No. 1 lainnya.

Namun yang luar biasa, penjualan rekaman atau daur ulang album 1989 melampui minggu pertama dari album 1989 yang asli.

Sebagai informasi, album ini mulai debutnya menjadi No.1 di tangga lagu Billborard 200 dengan penualan setara dngan 1.653.000 penjualan di Amerika Serikat.

Minggu pertama penjualan terbesar dalam karir Swift dengan 3,5 juta di seluruh dunia, menurut Republic Recors sebagai label musiknya.

Ini merupakan debut terbesar untuk album manapun sejak album “25” milik Adele delapan tahun lalu. Album yang hampir 3,4 juta di Amerika Serikat, sebuah angka yang masih belum tertandingi.

1989 (Taylor’s Version) adalah album No.1 ke -13 dari Swift, dan album keenamnya yang berhasil terjual lebih dari satu juta kopi dalam satu minggu. Album ini juga menutup tahun yang luar biasa bagi sang bintang.

1989 sebagai album ketiga yang dikeluatrkan kembali pada tahun 2023. Setelah versi yang diperluas dari album studi terakhirnya Midnights (2022), kembali posisi teratas pada bulan juni.

Speak Now (Taylor’s Version) album terakhir dalam proyeknya untuk merekam ulan enam album studio pertamanya. Sebuah usaha untuk mendapatkan kembali hasil penjualan dari label sebelumnya.

Era Tour menjadi sebuah fenomena bagi Swift yang memecahkan rekor. Ia diperkirakan meraup untung lebih dari $ 1miliar (sekitar Rp 15,6 triliun) dalam penjualan tiket pada akhir tahun depan.

Dan Era Tour sendiri dijadikan sebuah film dengan judul Taylor Swift: The Eras Tour yang dirilis bulan lalu. Dengan mudah menjadi film konser terbesar sepanjang masa.

Ketika 1989 yang rekaman pertam keluar, lagu ini tidak tersedia dilayanan streaming. Taylor Swift salah satu artis yang tidak menyediakan muskinya dalam format baru.

karena kekhawatiran dengan keuangannya. Sejak saat itu sreaming telah mengambil alih bisnis dan Taylor Swift membuat musiknya tersedia di semua platform.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore