
Poster Killers of The Flower Moon. (Istimewa)
JawaPos.com - Sutradara Martin Scorsese untuk kesekian kalinya kembali membuktikan kualitasnya sebagai salah satu sineas terbaik di dunia. Setelah terakhir kali menelurkan Irishman pada 2019, Scorsese kembali menyuguhkan sebuah karya berdasarkan kisah nyata berjudul Killers of The Flower Moon.
Dalam film berdurasi hampir 4 jam ini, Scorsese kembali menggaet beberapa aktor yang sudah pernah bekerjasama dengannya. Dua nama besar, yakni Leonardo DiCaprio dan Robert De Niro kembali didaulat menjadi tokoh sentral di film yang bercerita tentang pahitnya kehidupan orang-orang suku Osage, salah satu suku Indian di Oklahoma, Amerika Serikat pada tahun 1920-an.
Kisah Killers of The Flower Moon dimulai dari sukacita dan gegap gempita orang-orang suku Osage yang menemukan bahwa tanah yang mereka tinggali ternyata mengandung minyak bumi melimpah. Hal ini lantas membuat mereka menjelma menjadi orang-orang kaya raya.
Bisa ditebak, hal ini kemudian memancing para orang kulit putih untuk datang ke sana dan berinvestasi. Mereka juga berlomba-lomba mencicipi kekayaan mereka dengan menikahi para perempuan dari suku Osage.
Ernest Burkhart (DiCaprio) adalah salah satu orang yang tidak mau menyia-nyiakan kesempatan ini. Dengan dorongan motivasi dari pamannya, William 'King' Hale (De Niro) yang merupakan orang terpandang di Oklahoma dan punya hubungan sangat baik dengan para suku Osage, Ernest pun menikahi seorang perempuan Osage bernama Mollie (Lily Gladstone) yang, tentunya, juga memiliki harta berlimpah.
Sayang, Mollie tidak menyadari bahwa di balik pernikahannya dengan Ernest, ada rencana jahat yang sudah disusun dengan amat matang dan sistematis oleh sekelompok orang untuk mengenyahkan dirinya dan para suku Osage lainnya demi menikmati sendiri kekayaan orang-orang malang tersebut.
Meski berdurasi 3 jam 26 menit, Killers of The Flower Moon bisa dibilang sama sekali tidak membuat jenuh para penontonnya. Semua berkat kekuatan penokohan karakter serta alur cerita yang lambat namun sangat menarik untuk diikuti.
Kepiawaian Scorsese sebagai sutradara, didukung kemampuan lakon para pemain di dalamnya membuat penonton ikut merasakan kepahitan yang dialami para suku Osage yang dieksploitasi, dimanipulasi, ditipu dan dimanfaatkan sebelum akhirnya dihabisi dengan sangat keji oleh para begundal kulit putih yang hanya mengincar uang mereka.
Kehebatan DiCaprio dan De Niro sebagai aktor watak juga sukses membawa penonton hanyut, bahkan betul-betul merasa amat geram dengan kejahatan yang mereka lakukan terhadap orang-orang suku Osage.
Akting Lily Gladstone dalam film ini juga tidak bisa dikesampingkan. Perannya sebagai perempuan Osage yang lugu dan baik hati mampu membuat hati penonton begitu terenyuh, terlebih ketika ia menyaksikan sendiri satu per satu anggota keluarganya tewas dengan nahas. Lebih dari itu, chemistry dirinya dengan para lakon lainnya, terutama DiCaprio, juga sangat layak diacungi dua jempol.
Killers of The Flower Moon juga semakin menarik berkat balutan scoring yang sederhana namun sangat pas dari musisi Robbie Robertson.
Meski tidak terdengar megah dan dominan, alunan musik delta blues lewat sayatan gitar slide serta pekikan harmonika yang disajikan berhasil membuat film ini terasa begitu gelap dan menyedihkan tanpa perlu ada adegan-adegan eksplisit yang berlebihan.
Secara keseluruhan, tidak berlebihan rasanya untuk menyebut Killers of The Flower Moon sebagai sebuah drama yang mendekati sempurna. Kekuatan akting DiCaprio, De Niro serta sederet nama lain yang begitu memukau, didukung plot yang matang serta tampilan visual yang bukan kaleng-kaleng membuat Killers of The Flower Moon layak disebut sebagai salah satu film terbaik di 2023.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
