Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 November 2018 | 19.01 WIB

Misteri Gunung Merapi Segera Tayang, Mak Lampir Hidup Kembali

Juliana Moechtar tertantang bisa bermain di sinetron Misteri Gunung Merapi. - Image

Juliana Moechtar tertantang bisa bermain di sinetron Misteri Gunung Merapi.

JawaPos.com - Sosok Mak Lampir yang pernah terkenal di dekade 90-an dihidupkan kembali. Varissa Camelia pun didapuk menjadi sosok misterius tersebut menggantikan Farida Pasha. Sementara, Juliana Moechtar terpilih memerankan karakter Atika yang sebelumnya diperankan oleh Wulan Guritno.

Dalam sinetron Misteri Gunung Merapi, keduanya akan menghidupkan kembali sinetron kolosal itu dengan versi baru. Juliana Moechtar pun tak menyangka dapat terlibat dalam sinetron fenomenal tersebut.

"Nggak nyangka di-casting lewat foto dibilang ada kolosal terbaru di MNC. Kebayang syuting di hutan-hutan, peran saya sebagai Atika kan, itu dulu Wulan Guritno yang main," ujar Juliana Moechtar saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (19/11).

Meski demikian, finalis Puteri Indonesia 2010 itu mengaku tertantang untuk terlibat di sinetron Misteri Gunung Merapi. Kesulitan-kesulitan yang akan dihadapi selama syuting pun dia percayakan pada tim produksi.

"Kesulitan sih nggak, paling nggak pernah naik delman dari bukit ke hutan yang benar-benar malam. Terus tidur di tempat jorok dan kotor itu susah juga," tukasnya.

Terlepas dari tantangan yang harus dia hadapi, Juliana berharap sinetron Misteri Gunung Merapi versi baru ini kembali direspon dengan baik seperti versi lamanya. Sinetron tersebut tayang di televisi setiap hari mulai 19 November.

Misteri Gunung Merapi sendiri diketahui diangkat dari kisah rakyat tentang dendam Mak Lampir terhadap Ki Ageng Prayogo yang menguburnya di peti dengan Rajah Asmaul Husna dan paku emas. Setelah 130 tahun terkubur di dalam goa, Mak Lampir berhasil bangkit kembali. Dengan kesaktiannya mak Lampir berjanji akan menumpas semua keturunan Ki Ageng Prayogo.

Kisah ini berlatar Kerajaan Mataram yang menjadi geger dengan teror yang dilancarkan oleh mak Lampir dengan membunuh beberapa orang keturunan Ki Ageng Prayogo. Sultan Agung segera mengerahkan para punggawanya untuk meringkus Mak Lampir. Kisah selanjutnya adalah lika-liku perjuangan Kyai Jebat, nyi Bidara dan Sembara dalam menghadapi Mak Lampir dengan pasukan kegelapannya.

Editor: Novianti Setuningsih
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore