
Juliana Moechtar tertantang bisa bermain di sinetron Misteri Gunung Merapi.
JawaPos.com - Sosok Mak Lampir yang pernah terkenal di dekade 90-an dihidupkan kembali. Varissa Camelia pun didapuk menjadi sosok misterius tersebut menggantikan Farida Pasha. Sementara, Juliana Moechtar terpilih memerankan karakter Atika yang sebelumnya diperankan oleh Wulan Guritno.
Dalam sinetron Misteri Gunung Merapi, keduanya akan menghidupkan kembali sinetron kolosal itu dengan versi baru. Juliana Moechtar pun tak menyangka dapat terlibat dalam sinetron fenomenal tersebut.
"Nggak nyangka di-casting lewat foto dibilang ada kolosal terbaru di MNC. Kebayang syuting di hutan-hutan, peran saya sebagai Atika kan, itu dulu Wulan Guritno yang main," ujar Juliana Moechtar saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (19/11).
Meski demikian, finalis Puteri Indonesia 2010 itu mengaku tertantang untuk terlibat di sinetron Misteri Gunung Merapi. Kesulitan-kesulitan yang akan dihadapi selama syuting pun dia percayakan pada tim produksi.
"Kesulitan sih nggak, paling nggak pernah naik delman dari bukit ke hutan yang benar-benar malam. Terus tidur di tempat jorok dan kotor itu susah juga," tukasnya.
Terlepas dari tantangan yang harus dia hadapi, Juliana berharap sinetron Misteri Gunung Merapi versi baru ini kembali direspon dengan baik seperti versi lamanya. Sinetron tersebut tayang di televisi setiap hari mulai 19 November.
Misteri Gunung Merapi sendiri diketahui diangkat dari kisah rakyat tentang dendam Mak Lampir terhadap Ki Ageng Prayogo yang menguburnya di peti dengan Rajah Asmaul Husna dan paku emas. Setelah 130 tahun terkubur di dalam goa, Mak Lampir berhasil bangkit kembali. Dengan kesaktiannya mak Lampir berjanji akan menumpas semua keturunan Ki Ageng Prayogo.
Kisah ini berlatar Kerajaan Mataram yang menjadi geger dengan teror yang dilancarkan oleh mak Lampir dengan membunuh beberapa orang keturunan Ki Ageng Prayogo. Sultan Agung segera mengerahkan para punggawanya untuk meringkus Mak Lampir. Kisah selanjutnya adalah lika-liku perjuangan Kyai Jebat, nyi Bidara dan Sembara dalam menghadapi Mak Lampir dengan pasukan kegelapannya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
