
We Bare Bear. (Cartoon Network)
TAHUN lalu serial animasi We Bare Bears berakhir pada musim keempat setelah ditayangkan sejak Juli 2015. Berakhir sudah petualangan Grizzly (Eric Edelstein), Panda (Bobby Moynihan), dan Ice Bear (Demetri Martin) yang berupaya beradaptasi dengan lingkungan masyarakat San Francisco Bay Area.
Namun, para penggemar akan disuguhi satu instalasi lagi dari animasi ciptaan Daniel Chong tersebut. Pada 12 September mendatang, versi film We Bare Bears dirilis di televisi dan streaming platform di wilayah Asia setelah tayang pada Juni lalu di wilayah AS. Judulnya We Bare Bears: The Movie. Berikut wawancara dengan Chong yang kini menetap di Los Angeles, California.
Mengapa memilih beruang untuk menjadi animasi?
Idenya cukup simpel sih. Saya iseng menggambar tiga beruang imut dalam posisi bertumpuk seperti yang dilakukan tiga beruang We Bare Bears di animasi. Ternyata pacarku tertawa hanya dengan melihatnya. Jadi, kupikir rupanya beruang lucu untuk dijadikan tokoh animasi atau komik. Selain itu, di California, aku sering melihat beruang dalam bentuk patung dan gambar. Jadi ya, beruang adalah yang terlintas di benak. Hahaha.
Bagaimana cara memberikan kepribadian ke masing-masing?
Sebelum menjadi animasi, saya kali pertama membuat We Bare Bears sebagai webcomic berjudul The Three Bare Bears. Di situ mereka tidak memiliki kepribadian. Ketiganya selalu berada dalam posisi bertumpuk. Dari situlah, saya memberi mereka kepribadian untuk versi animasi. Grizzly menempati posisi paling atas yang menunjukkan dia sebagai sosok pemimpin atau anak sulung. Makanya, ia berkarakter terbuka, suka berinteraksi, dan selalu mengarahkan dua beruang lain. Panda berada di tengah, lebih menonjolkan karakternya yang tidak terlalu ingin menonjol, tetapi sensitif dan manis. Lantas, Ice Bear yang berada di bawah sendiri dikisahkan punya dunia sendiri alias unik.
Apakah animasi ini cerminan diskriminasi rasial yang Anda alami sebagai orang Amerika keturunan Asia?
Sebenarnya iya. Saya pernah mengalami hal semacam itu saat kecil. Kami orang Asia sering dianggap outsider di lingkungan kami, sama dengan ketiga beruang We Bare Bears yang sering diremehkan atau diperlakukan kurang menyenangkan saat berusaha bersosialisasi. Apalagi, saat ini, ketika pandemi Covid-19 merebak, orang Asia sering mendapat perlakuan diskriminatif.
Photo
JADI FILM: Daniel Chong dipercaya sebagai sutradara We Bare Bears: The Movie. Kisah tiga beruang imut bernama Grizzly, Panda, dan Ice Bear itu rilis pada 12 September mendatang. (Adam Rose)
WE BARE BEARS DAN DANIEL CHONG

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
