
PEMBUKA: Rizky Nazar, Yasmin Napper, dan Zsazsa Utari dalam adegan film Satria Dewa Gatotkaca. (ATRIA DEWA STUDIO FOR JAWA POS)
JawaPos.com – Setelah tertunda sekitar empat bulan, cast dan kru film Satria Dewa Gatotkaca mulai melakukan syuting. Sejauh ini, film yang disutradarai Hanung Bramantyo itu sudah melalui tujuh hari syuting. ”Ini rencananya ada 27 hari syuting lagi,” ujar Hanung dalam konferensi pers virtual Kamis (13/8).
Januari lalu beberapa cast sudah diperkenalkan. Mereka adalah Rizky Nazar sebagai Yuda, Yasmin Napper sebagai Agni, dan Yayan Ruhian sebagai Beceng. Para kru dan cast pun sudah melakukan praproduksi untuk syuting yang rencananya berlangsung April lalu.
Sayangnya, pandemi Covid-19 terjadi sehingga syuting pun terhenti. Rencana syuting di berbagai kota seperti Jogjakarta, Semarang, dan Probolinggo pun dibatalkan. ”Sebagai gantinya, kami matangkan lagi konsep film ini. Sebab, ini film berdasar cerita rakyat dan budaya yang sudah melegenda,” kata Hanung.
Selain mematangkan cerita, para cast sudah berlatih untuk adegan laga. Saat ditemui Hanung, Gubernur DIJ Sri Sultan Hamengkubuwono X mengizinkan produksi film Gatotkaca. Sutradara 44 tahun itu memilih lokasi terpencil yang jauh dari keramaian sebagai penerapan physical distancing. Para cast dan kru pun sudah menjalani rapid test sebelum mulai syuting. Hanya mereka yang boleh masuk ke lokasi syuting yang sudah disterilkan.
Selain menjanjikan adegan aksi yang memukau, Hanung serta tim Satria Dewa Studio menggunakan berbagai efek visual. Misalnya computer generated imagery (CGI) di sejumlah adegan. Selain itu, unsur budaya lokal dan pemaparan babak cerita bak pergelaran wayang akan dimasukkan dalam Gatotkaca. Jika semua lancar, Gatotkaca akan beraksi di layar lebar pada 2021.
Cerita Gatotkaca pun perlahan diungkap. Dalam sebuah video enam menit yang diputar kemarin, cerita berawal dari jutaan tahun lalu. Tepatnya saat Perang Baratayuda antara Pandawa dan Kurawa. Saat Resi Durna gugur, Aswatama –salah satu Kurawa– menuntut balas dengan menyerang keluarga Pandawa. Namun, usaha itu gagal sehingga Kurawa dikutuk menjadi makhluk buruk rupa.
Pertikaian dan dendam terus berlanjut hingga sekarang. Keturunan Pandawa dan Kurawa hidup di zaman modern. Kelak mereka akan bertemu dan pertempuran pasti terjadi akibat dendam masa lalu. Salah satu orang yang nanti terlibat dalam pertempuran itu adalah Yuda, pemuda kampung yang mendapat kekuatan kesatria. Sehari-harinya Yuda sibuk merawat sang ibu Arimbi (Sigi Wimala).
Sejumlah cast baru juga diumumkan kemarin. Mereka adalah Jerome Kurnia (Erlangga), Omar Daniel (Dananjaya), Edward Akbar (Arya), Axel Thomas (Nathan), Ali Fikry (Gege), Aghniny Haque (polisi), dan Cecep Arif Rahman (Pandega).
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=ZT1HAsNhsX8

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
