
SALTO: Tarian Api Khayangan khas Bojonegoro ditampilkan dalam acara Gelar Budaya Pesona Jawa TImur , Sabtu (21/1) di gedung Kesenian Cak Durasim Surabaya.
JawaPos.com – Jawa Timur memiliki banyak warisan kebudayaan. Pemerintah Jawa Timur melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim menghelat Gelar Pesona Jawa Timur Sabtu (21/1). Dalam acara yang diadakan di Gedung Cak Durasim itu, sekaligus diluncurkan jadwal kegiatan seni budaya selama 2017.
Dalam rangka peluncuran jadwal kegiatan seni budaya tersebut, tampil beberapa seniman. Di antaranya, mahasiswa STKW dengan komposisi musik jazz dan gamelan, Umah Kuwung Wetan yang menampilkan tari, serta jaranan yang dibawakan Turonggo Uakso, Tari Api Khayangan, dan Reog Simo Joyo Angkoso. ’’Yang tampil merupakan jawara-jawara seni yang pernah memenangi festival di bidang masing-masing,’’ jelas Jarianto.
Gedung Cak Durasim dipenuhi pengunjung sejak pukul 18.30. Orang-orang dengan khidmat duduk di kursi depan panggung. Mereka menyaksikan beberapa pertunjukan. Salah satunya, penampilan Umah Kurung Wetan. Dalam penampilan itu, terdapat perpaduan berbagai unsur kebudayaan di Jawa Timur. Misalnya, reog Ponorogo, tari jejer Banyuwangi, dan singo ulung Bondowoso yang ditarikan secara medley.
Kepala Disbudpar Jatim Jarianto menyatakan, acara yang dihelatnya merupakan satu langkah pembangunan kebudayaan. Jarianto menggandeng para seniman untuk menyukseskan misinya. ’’Dengan demikian, akan terbentuk ketahanan budaya,’’ katanya.
Disbudpar Jatim juga berencana mengadakan festival wayang. Anak-anak muda dilibatkan. Salah satunya adalah festival dalang muda antarkabupaten/kota se-Jawa Timur. ’’Kami juga akan menggelar festival sinden remaja se-Jawa Timur,’’ ucapnya.
Para seniman diberi wadah untuk berkolaborasi. Bukan hanya seniman dari Jawa Timur, seniman dari Surakarta dan Jakarta juga akan digandeng.
Untuk memupuk kecintaan seni kepada anak-anak, disbudpar mempunyai solusinya. ’’Kami akan menyelenggarakan acara duta seni pelajar se-Jawa, Bali, dan Lampung, serta pekan seni pelajar se-Jawa Timur,’’ ujarnya.
Jurianto berharap kreativitas dan produktivitas seniman terjaga. Selain itu, iklim berkesenian di Jawa Timur ikut tumbuh. Dampak lain yang diharapkan adalah peningkatan ekonomi kreatif berbasis seni, budaya, dan pariwisata. (lyn/c23/nda/sep/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
