Syaharani.
Syaharani adalah diva bagi penikmat musik jazz tanah air. Meski jarang muncul di layar kaca, penyanyi bersuara khas itu tetap eksis di dunia tarik suara dan aktif berkarya. Baru-baru ini, Jawa Pos berkesempatan ngobrol dengan pemilik nama lengkap Saira Syaharani Ibrahim tersebut tentang passion seninya.
---
Apa kabar, Mbak Rani?
Kabar baik. Alhamdulillah, saya sehat. Di tempat tinggal saya di Bintaro lumayan sering hujan, tapi cerah juga.
Belum lama ini merilis single SAGA ya, Mbak? Boleh diceritakan bagaimana proses kreatifnya?
SAGA ini awalnya dari masa pandemi. Saat pandemi nggak berani ke mana-mana, jadi hanya bisa kumpul dengan beberapa teman. Salah satunya Sonny Hudisaksono. Teman lama banget, saat aku kuliah sudah nge-band sama Sonny. Saat pandemi kita nongkrong dan ngobrol, tapi aku tuh orang yang nggak bisa hanya nongkrong dan ngobrol aja. Jadi kalau bisa sambil main musik, ya ayok kita bikin sesuatu. Sekarang proses produksi juga sudah simpel, mudah, di rumah juga bisa. Digital store juga banyak. Jadilah si SAGA ini. Ada dua lagu juga lho yang belum kita rilis.
SAGA, single Terbaru Syaharani dan Sonny Hudisaksono.
Wah menarik. Lalu, kapan dua lagu itu akan dirilis?
Rencananya, ini proyek rileks dan senang, tapi memang musiknya kontemplatif. Genrenya alternative ambience, jadi ada nuansa-nuansa. Menggunakan efek-efek, elektronika juga. Memang kita nggak pakai alat apa pun, jadi hanya pakai program semua.
Mbak Rani kan menggeluti musik yang tidak mainstream ya. Ada tantangan yang dihadapi?
Kebetulan aku itu beruntung karena punya teman-teman yang selain seniman juga pemikir. Jadi, kita bikin musik bukan basisnya, ’Oh kita mau jualan, bikin ini aja,’ nggak begitu. Jadi, SAGA ini juga berawal dari diskusi. Diskusi soal apa? Soal peninggalan-peninggalan spiritual seperti Borobudur, Stonehenge, Machu Picchu. Jadi, kita kalau main ke rumah itu sambil buka buku sejarah, arkeologi. Lalu, itu menjadi diskusi. Dan di lagu SAGA ini sudah ada endapan-endapan bacaan sejarah itu plus film dokumenter.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
