
Jumpa pers jelang Jakcloth 2017 di Slipi, Jakarta Barat, Rabu (29/11).
JawaPos.com - Setelah mengunjungi berbagai daerah di Indonesia sepanjang 2017, Jakcloth akhirnya kembali digelar di Jakarta. Acara yang menyandang gelar The Biggest Youth Clothing and Music Festival di Indonesia, akan menutup tahun 2017 dengan sebuah pagelaran besar bertajuk Jakcloth Year End Sale 2017 (Jakcloth YES 2017).
Sejak 2009, Jakcloth yang diselenggarakan oleh promotor Lian Mipro ini selalu berpusat pada industri lokal brand-brand distro Indonesia. Visinya sebagai bentuk dukungan pada industri lokal dengan cara mendekatkan para brand-brand yang berasal dari seluruh penjuru negeri dan para pecinta distro yang ada di Indonesia.
Dengan menjaga eksistensi produk-produk dalam negeri, Jakcloth Year End Sale 2017 akan menyertakan 450 brand clothing dengan beragam pilihan produk terbaiknya. Acara tersebut diselenggarakan pada 6 hingga 10 Desember 2017 di Gambir Expo, Arena PRJ Kemayoran, Jakarta.
"Ini adalah event terakhir kami untuk tahun 2017 setelah hadir keliling daerah di Indonesia," kata CEO Lian Mipro, Ucok Nasution saat ditemui JawaPos.com di Slipi, Jakarta Barat, Rabu (29/11).
Selain ratusan clothing, sekitar 200 musisi idola dalam
dan luar negeri juga telah disiapkan dan akan menjadi guncangan hebat di panggung Jakcloth. Di antaranya ada Madball (Amerika), Miss May I (Amerika), Raisa, Payung Teduh, Naih, Tulis, Mocca, DJ Yasmin, DJ Winky + MC B.A.D, Last Child, Endank Soekamti, Vierratale, The
Changcuters, Jaz (Malaysia), Burgerkill, Barasuara, The S.I.G.I.T, Pee Wee Gaskins, Killing Me Inside, Rocket Rockers, Revenge The Fate, dan masih banyak lagi. Mereka akan tampil di 4 panggung berbeda dengan skala besar.
Perhelatan Jakcloth Year End Sale 2017 kali ini, menurut Ucok Nasution, akan menjadi yang spesial buat para pengikut setianya. Sebab, di tahun 2018 mendatang Jakcloth akan melakukan sebuah transformasi pada konsep dan implementasi kegiatannya. Jakcloth di tahun-tahun mendatang akan mengurangi konten band ataupun pengisi acara yang udah menjadi trademark-nya. Itu artinya Jakcloth akan dikembalikan dalam sebuah atmosfer bisnis clothing yang kental dan berfokus sebagai pusat kreatif anak muda.
"Para pengisi acara di panggung tidak dipungkiri menjadi daya tarik pengunjung Jakcloth selama 9 tahun belakangan ini. Tetapi Jakcloth ingin memberikan ruang lebih kepada pemilik clothing brand dan para pelaku industri kreatif lainnya untuk mengembangkan usahanya,” jelasnya.
Transformasi besar ini tidak perlu diresahkan. Menurut Ucok, format acara lain yang disiapkan juga tidak kalah menariknya. Salah satu contoh perubahan format acara adalah dihilangkannya tiket masuk berbayar alias gratis.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
