
KOLABORASI: Pengunjung menjajal fitur virtual reality (VR) yang dipamerkan dalam Singapore Media Festival (SMF) yang berlangsung hingga 3 Desember.
JawaPos.com - Singapore Media Festival (SMF) menjadi peluang bagi para pelaku industri film tanah air untuk melebarkan sayap. Kesempatan tersebut digalakkan Duta Besar Indonesia untuk Singapura I Gede Ngurah Swajaya.
Saat ditemui di Art Science Museum, Singapura, Selasa malam (28/11), Ngurah menilai kualitas perfilman Indonesia mengalami kemajuan cukup pesat. ”Kami mendorong teman-teman (pelaku industri film, Red) melakukan interaksi lebih banyak dengan masyarakat internasional di Singapura,” ucapnya.
Para sineas tersebut berkumpul pada ajang itu juga untuk memperingati hubungan diplomatik Indonesia dan Singapura yang sudah terjalin lebih dari 50 tahun, khususnya di bidang industri kreatif.
”Ini prioritas kami. Ini kesempatan bagus untuk networking,” lanjutnya. SMF yang digelar Info-communications Media Development Authority (IMDA) itu berlangsung hingga 3 Desember. Tahun ini SMF turut menggabungkan beberapa acara. Misalnya, Singapore International Film Festival, Asia TV Forum and Market, Screen Singapore, dan lain-lain.
Board of Director IMDA Robert Gilby mengatakan, SMF merupakan event media internasional terbesar di Asia Tenggara. ”Kesepakatan kerja sama mencapai USD 800 juta dengan lebih dari 20 juta orang yang hadir setiap tahun pada event ini,” tuturnya.
Pada penyelenggaraan ke-4, SMF mengambil fokus di perfilman Indonesia. Festival lebih menekankan pada teknologi dan inovasi untuk menemukan ide-ide baru dalam kolaborasi dengan Indonesia.
Ketua Umum Asosiasi Produser Film Indonesia (Aprofi) Fauzan Zidni menambahkan, 18 produser film Indonesia menghadiri SMF. Ada dua karya film yang diputar, yakni Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak karya Mouly Surya dan Dewi Pulang karya Candra Aditya. ”Singapore Media Festival fokus pada Indonesia. Jadi, kami dapat tempat yang sangat strategis,” lanjutnya. (*)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
