Pecco Bagnaia. (Instagram @pecco63)
JawaPos.com – Ducati akhirnya mengungkapkan penyebab masalah elektronik yang menimpa Pecco Bagnaia dalam sprint MotoGP di Grand Prix Ceko 2025.
Masalah ini membuat juara dunia dua kali tersebut gagal meraih podium meskipun memulai balapan dari posisi pole.
Dilansir dari laman Crash pada Jum'at (25/7), Sprint di Brno merupakan putaran ke-12 musim MotoGP 2025, dan Bagnaia diprediksi finis setidaknya di posisi kedua.
Insiden bermula saat Bagnaia menerima peringatan tekanan ban depan yang terlalu rendah di dasbor motornya. Sebagai bentuk kehati-hatian, ia menurunkan kecepatan agar tidak dikenai penalti oleh pengawas lomba.
Sayangnya, peringatan tersebut tidak pernah menghilang hingga akhir sprint yang membuatnya finis di posisi ketujuh. Setelah dilakukan analisis data oleh tim Ducati, ditemukan bahwa peringatan itu ternyata tidak akurat.
Masalah sebenarnya berasal dari kerusakan pada sistem elektronik motor yang memberikan informasi tekanan ban secara keliru. Hal ini diungkapkan dalam serial ‘Inside’ Ducati yang dirilis usai balapan Grand Prix Ceko.
Teknisi elektronik Ducati, Gabriele Conti, menjelaskan bahwa masalah dimulai saat sesi menuju grid balapan. Tim mencoba memperbaikinya di grid, namun solusi tersebut justru memicu gangguan lain yang tidak terdeteksi sebelumnya.
Pesan kesalahan palsu pun muncul selama balapan dan membingungkan Bagnaia karena tidak ada indikasi teknis yang jelas.
Conti mengakui kesalahan tersebut sepenuhnya berada di pihak tim dan menyampaikan permintaan maaf kepada Bagnaia. Menurutnya, performa Bagnaia sebenarnya tetap baik meski harus menghadapi situasi yang sangat sulit dikelola.
“Kami sedih karena ini benar-benar masalah kami. Saya minta maaf kepada Pecco,” ujar Conti seperti dikutip pada Crash.
Dalam insiden serupa, Marc Marquez juga menerima peringatan tekanan ban saat sprint di Brno. Namun, Marquez mampu mengabaikannya dan tetap mengendalikan balapan hingga akhirnya keluar sebagai pemenang sprint.
Penyelidikan awal terhadap Marquez pun dibatalkan setelah diketahui sistem pemantauan tekanan ban milik pengarah balapan bermasalah.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
