
Enea Bastianini. (Instagram @bestia23)
JawaPos.com – Pembalap MotoGP asal Italia, Enea Bastianini, saat ini tengah dirawat di rumah sakit akibat menderita radang usus buntu.
Dilansir dari laman Crash pada (11/7), Tim Tech3 KTM mengumumkan bahwa kondisi kesehatannya membuat keikutsertaannya di MotoGP Jerman akhir pekan ini diragukan.
Sebelumnya, Bastianini dilaporkan mengalami demam tinggi dan terlalu sakit untuk melakukan perjalanan ke sirkuit.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis Jumat sore, Tech3 KTM mengonfirmasi bahwa sang pembalap menjalani pemeriksaan medis setelah demam dan rasa sakitnya tak kunjung reda.
Berdasarkan diagnosis dokter, Bastianini diketahui mengidap radang usus buntu. Untuk saat ini, ia akan tetap berada di rumah sakit guna menjalani perawatan tanpa melalui prosedur operasi.
Tim menginformasikan bahwa Enea akan menjalani perawatan semalaman dan akan dievaluasi kembali pada Jumat pagi.
Satu-satunya kemungkinan bagi Bastianini untuk bisa mengikuti balapan akhir pekan ini adalah jika terjadi pemulihan yang cepat.
Hal tersebut menjadi harapan utama, mengingat posisinya sebagai salah satu pembalap inti KTM Tech3 musim ini.
Insiden kesehatan ini datang saat performa Bastianini mulai menunjukkan peningkatan. Pada balapan sebelumnya di Assen, ia berhasil naik dari posisi ke-20 ke posisi ke-9.
Bastianini menyebut hasil tersebut sebagai salah satu balapan terbaiknya musim ini dari segi perasaan dan kendali atas motor.
Kondisi kesehatan yang memburuk ini juga menimbulkan kekhawatiran akan partisipasi Bastianini pada putaran Ceko di Brno, yang akan digelar akhir pekan depan.
Balapan di Brno merupakan ajang terakhir sebelum MotoGP memasuki jeda musim panas, sehingga ketidakhadiran sang pembalap bisa berdampak signifikan pada posisi tim di klasemen.
Jika diperlukan pengganti, KTM kemungkinan besar akan memanggil salah satu pembalap penguji mereka, yakni Pol Espargaro atau Dani Pedrosa.
Namun, hingga saat ini keduanya belum tampil dalam balapan musim ini, dan KTM juga belum menggunakan jatah wildcard mereka di tahun ini.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
