Pecco Bagnaia. (Instagram @pecco63)
JawaPos.com - Francesco Bagnaia menyatakan bahwa pertarungan tujuh putaran melawan Marc Marquez di Mugello merupakan langkah positif menuju peningkatan performanya.
Dilansir dari laman Crash pada Jumat (27/6), juara dunia dua kali itu mengaku senang bisa kembali bersaing di posisi depan, meskipun akhirnya finis di posisi keempat pada MotoGP Italia di kandangnya sendiri.
Menurut Bagnaia, motornya menunjukkan peningkatan stabilitas yang signifikan di Mugello. Ia merasa bahwa perubahan kecil yang diterapkan pada GP25 berhasil membuatnya merasa lebih nyaman saat balapan, terutama pada bagian depan motor yang selama ini menjadi masalah utama sepanjang musim.
Baca Juga: 3 Momen GP Kanada 2025: Tabrakan Duo McLaren hingga Kemenangan Perdana Russell
"Saya berhasil bertarung dengan Marc untuk pertama kalinya musim ini, hanya tujuh putaran, tetapi itu lebih baik daripada tidak sama sekali, Saya hanya ingin menjadikan itu sebagai titik awal untuk menikmati akhir pekan ini di Assen, sirkuit yang sangat saya sukai." ungkap Pecco Bagnaia.
Bagnaia memiliki catatan impresif di Assen, termasuk kemenangan pertamanya di Moto3 pada 2016 dan rekor tak terkalahkan dalam tiga balapan MotoGP Belanda terakhir, termasuk kemenangan Sprint pada 2024.
Bagnaia berharap lintasan ini menjadi momentum untuk memperbaiki posisinya dalam klasemen kejuaraan.
Kondisi cuaca yang lebih sejuk di Assen diprediksi akan mendukung performa motor Ducati, terutama karena para pembalap mengalami kesulitan di Mugello akibat suhu tinggi dan grip yang rendah. Bagnaia berharap dapat bersaing sejak awal di sirkuit Belanda tersebut.
Saat ini, Francesco Bagnaia menempati posisi ketiga dalam klasemen sementara MotoGP, tertinggal 110 poin dari Marc Marquez dan 70 poin dari Alex Marquez.
Pecco Bagnaia juga turut menyatakan akan bekerja lebih cerdas dan tetap kompetitif dalam setiap sesi demi mengejar ketertinggalan di klasemen kejuaraan dunia.
Baca Juga: Drama di Formula 1 GP Kanada 2025: George Russell Menang, 7 Pembalap Diselidiki FIA

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
