
Pecco Bagnaia. (Instagram @pecco63)
JawaPos.com – Francesco Bagnaia atau Pecco Bagnai kembali gagal tampil maksimal dalam balapan MotoGP Italia di Mugello setelah hanya mampu finis keempat.
Meskipun sempat terlibat duel seru dengan Marc Marquez di awal balapan, masalah pada bagian depan motornya kembali muncul dan merusak peluangnya untuk meraih podium di hadapan publik sendiri.
Dilansir dari laman Crash pada Senin (23/6), pertarungan ketat antara Bagnaia dan Marquez menarik perhatian penonton dan Race Direction, terutama setelah insiden kontak antara keduanya di Tikungan 3.
“Mereka hanya bertanya soal kontak saya dengan Marc, dan saya rasa itu kontak normal dalam balapan,” ujar Bagnaia seperti dikutip pada Crash.
Namun, harapan Bagnaia untuk merebut kemenangan ketiganya secara beruntun di Mugello sirna setelah ia mulai kehilangan grip pada bagian depan motornya.
Keadaan tersebut membuatnya hanya mampu mengikuti jalannya balapan dari belakang duo Marquez tanpa bisa menyerang.
Kondisi bertambah buruk ketika Fabio Di Giannantonio menyalipnya di dua lap terakhir dan merebut posisi ketiga.
“Saya benar-benar ingin menang, tapi setelah 6–7 lap, bagian depan motor mulai bermasalah lagi. Saya hanya bisa melihat mereka di depan dan tidak bisa melakukan apa pun,” ungkap Bagnaia.
Bagnaia mengungkapkan bahwa meskipun motornya hampir sama dengan tahun sebelumnya, ia merasa sangat berbeda dari sisi kendali. Ia kesulitan mempertahankan performa setelah beberapa lap, terutama saat mencoba mendekati pembalap di depan.
“Saat jarak tinggal 0,2–0,3 detik, bagian depan mulai understeer di mana-mana,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bagnaia juga menyebut bahwa keterbatasan teknis, seperti tidak tersedianya cakram rem 355 mm yang biasa digunakan di Aragon, turut memperparah performanya.
Mugello yang memiliki tata letak cepat memaksanya kembali menggunakan cakram 340 mm, yang tidak memberinya rasa percaya diri pada bagian depan.
Kini tertinggal 110 poin dari Marc Marquez di klasemen sementara, Bagnaia berharap bisa bangkit di Assen, Belanda.
Namun, ia pesimis mengingat karakteristik sirkuit yang serupa dengan Mugello.
“Assen bisa jadi mimpi buruk. Tapi saya akan tetap positif dan berusaha menikmatinya,” ujar Bagnaia seperti dikutip pada Crash. (*)

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
