
Enea Bastianini. (Instagram @bestia23)
JawaPos.com – Enea Bastianini bersiap menghadapi Grand Prix Italia di Mugello akhir pekan ini dengan semangat baru setelah menemukan titik terang dari tes MotoGP pasca-balapan di Aragon.
Pebalap Italia itu berharap pembaruan teknis yang dicoba bersama KTM dapat membantunya membalikkan musim debut yang penuh tantangan.
Dilansir dari laman Crash pada Selasa (17/6), Musim 2025 menjadi periode sulit bagi Bastianini, yang baru pindah dari Ducati ke KTM. Ia hanya dua kali menembus sepuluh besar sejauh ini, menunjukkan kesulitan beradaptasi dengan karakter RC16 yang lebih agresif dibanding motor sebelumnya.
Masalah utama yang dihadapi Bastianini adalah kurangnya rasa percaya diri pada bagian depan motor serta kesulitan saat masuk tikungan. Gaya balapnya yang halus dan mengandalkan kecepatan tikungan tidak sepenuhnya cocok dengan karakter motor KTM.
Namun, dalam tes Aragon, Bastianini merasa ada kemajuan signifikan. Ia dan tim fokus pada peningkatan saat perubahan arah dan masuk tikungan dua area yang selama ini menjadi titik lemah.
“Saya menemukan beberapa hal positif yang bisa membantu performa saya merasa lebih nyaman,” ungkap Bastianini seperti dikutip pada Crash.
Balapan di Mugello memiliki makna khusus bagi Bastianini. Ia menyebut akhir pekan balapan di rumah sendiri sebagai momen spesial, terlebih dengan dukungan dari keluarga, teman, dan penggemar Italia.
Bastianini berharap kemajuan dari Aragon bisa berdampak pada performa kualifikasi dan posisi grid yang lebih baik.
Manajer tim Tech3 KTM, Nicolas Goyon, juga menegaskan pentingnya peningkatan performa Bastianini dalam sesi kualifikasi. Menurut Goyon, strategi hemat ban Bastianini sering kali efektif di akhir balapan, namun kualifikasi tetap krusial di trek seperti Mugello.
Bastianini, yang finis kedua di Mugello tahun lalu saat masih bersama Ducati, menargetkan peningkatan performa di sisa musim ini. Dengan semangat baru dari hasil tes, ia optimistis dapat menunjukkan perkembangan signifikan dalam Grand Prix Brembo Italia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
